Sekilas Tentang Empat Pelatih Semifinalis Liga 2

Sekilas Tentang Empat Pelatih Semifinalis Liga 2

Nov 23, 2017 - 10:41
 0
Sekilas Tentang Empat Pelatih Semifinalis Liga 2
Djajang Nurdjaman pelatih PSMS Medan
BOLAHITA - PSMS Medan, Persebaya Surabaya, Martapura FC dan PSIS Semarang. Empat kontesntan yang akan berlaga di babak semifinal Liga 2, Sabtu (25/11/2017) di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.

Lalu siapa kunci dibalik kesuksesan klub menembus empat besar Liga 2 Indonesia ini?

Jelang semifinal nanti, empat pelatih dipastikan memutar otak lebih baik lagi. Demi membawa tim yang dilatihnya untuk promosi ke Liga 1. 

Berikut sekilas informasi empat pelatih yang berkiprah di semifinal Liga 2 2017:

PSMS
Djadjang Nurdjaman, 53 tahun

Pelatih yang pernah meraih gelar juara kompetisi kasta tertinggi di Indonesia. Gelar itu diraih saat menangani Persib di ISL 2014. Untuk gelar juara turnamen, Djanur-panggilan akrabnya-mengantarkan Persib juara Piala Presiden 2015. Ia mengawali karier pelatih kepala di klub profesional ketika menggantikan Fandi Ahmad di Pelita Jaya pada 2011.

PSIS
Subangkit, 57 tahun

Belum pernah meraih gelar juara apapun selama kariernya sebagai pelatih. Padahal sudah banyak klub yang dilatihnya, baik di kompetisi pertama maupun kedua. Karier Subangkit antara lain dijalani di Persekabpas, Persiku, Persema, Persela, Persebaya, Persiwa, SFC, hingga Mitra Kukar, dan sekarang PSIS. Prestasi terbaik mantan pelatih timnas U-16 ini adalah membawa Persekabpas ke semifinal Divisi Utama 2006

Persebaya
Angel Alfredo Vera, 45 tahun

Pelatih termuda diantara juru taktik tim kontestan semifinal Liga 2 2017. Meski begitu Angel Alfredo Vera pernah merasakan manisnya gelar juara kompetisi kasta tertinggi, walau bukan kompetisi resmi yang diselenggarakan PSSI. Titel terhormat itu didapat Alfredo saat melatih Persipura dengan gelar juara ISC A 2016. Pelatih asal Argentina ini sudah lama berkiprah di Indonesia, baik sebagai pemain maupun pelatih.

Martapura FC
Frans Sinatra Huwae, 52 tahun

Martapura FC adalah Frans Sinatra Huwae, begitu pula Frans Sinatra Huwae adalah Martapura FC. Keduanya tidak bisa dipisahkan. Di usia klub yang baru sembilan tahun, lima tahun diantaranya dihabiskan bersama Frans Sinatra di kursi pelatih kepala. Prestasi terbaik Frans Sinatra di Martapura FC adalah membawa tim itu promosi ke Divisi Utama, setelah meraih tiket promosi dari Divisi I 2013.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow