Selama Fase Transisi Kompetisi ke Tahun Depan, Ini Biaya PSMS Per Bulan

Selama Fase Transisi Kompetisi ke Tahun Depan, Ini Biaya PSMS Per Bulan

Nov 6, 2020 - 11:14
 0
Selama Fase Transisi Kompetisi ke Tahun Depan, Ini Biaya PSMS Per Bulan
Mulyadi Simatupang, manajer PSMS Medan
BOLAHITA, MEDAN - PSSI dan PT LIB telah memutuskan menunda kompetisi sepakbola Liga 1 dan Liga 2 di tahun 2020. Dua kompetisi tersebut akan digelar pada Februari tahun depan dengan titel musim 2020-2021.

Dengan keputusan PSSI dan PT LIB tersebut, terpaksa klub telah meliburkan skuatnya dari persiapan tim. Dan meskipun demikian, pengeluaran untuk gaji pemain sesuai regulasi yang dikeluarkan PSSI harus tetap dijalankan.

Akibat penundaan lebih kurang empat bulan dari November hingga Februari, di fase transisi menuju liga tahun depan manajeme terpaksa harus kembali mengeluarkan dana untuk biaya operasional klub. Itu pun jika Liga 2 tak lagi ada halangan dan benar-benar nantinya bergulir bulan Februari.

"Ya kira-kira sekitar Rp 250 an jutalah per bulannya kita harus keluarkan selama penundaan Liga 2 dari November sampai Februari," ujar Mulyadi Simatupang.

"Anggaran biaya itu sebagian besar ya memang untuk gaji pemain. Terutama setelah PSMS mendatangkan pemain asal Liga 1," ucap Mulyadi Simatupang.

Dan memang jumlah tersebut, kata Mulyadi memang menurun dari pengeluaran rutin jika liga bergulir. PSMS juga mengikuti regulasi PSSI dengan memberikan gaji maksimum 25 persen kepada para pemain saat masa penundaan liga. Sebelumnya PSMS harus mengucurkan dana sekitar Rp 700 juta per bulan. Namun tetap saja PSMS akhirnya mengeluarkan dana sedangkan liga belum berjalan.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow