MEDAN - Perhelatan ajang multievent olahraga ASEAN Para Games (APG) 2020 di Filipina tak berjalan sesuai jadwal. Semula kompetisi bergengsi antar atlet difabel se-Asia Tenggara tersebut bakal digelar pada 18-24 Januari.
Namun karena negara penyelenggara perlu waktu lebih banyak untuk persiapan, gelaran APG 2020 terpaksa diundur menjadi 20-28 Maret 2020.
Ketua Umum National Paralympic Committee (NPC) Sumut, Alan Sastra Ginting mengatakan, diundurnya APG 2020 di Filipina sempat membuat semangat para atlet
Sumut sedikit menurun.
Para atlet yang sebelumnya sudah latihan maksimal dan sudah bersiap menghadapi kompetisi terpaksa harus menjalani latihan ulang.
"Dengan pengunduran ini kita punya planning itu bubar. Akhirnya kan semangat atlet sebenarnya sempat drop karena itu. Karena mereka juga mungkin punya pemikiran tinggal beberapa minggu lagi bisa bertanding rebut medali dan sudah bisa bertemu keluarga," ujar Alan Sastra Ginting/
Alan juga menjelaskan, dampak dari penundaan juga membuat program latihan berubah. Para atlet yang seharusnya sudah masuk tahapan pra-kompetisi harus kembali menjalani program latihan khusus.
Para pelatih, kata Alan juga harus kembali membut program latihan baru. "Program latihan dirubah lagi. Tadinya sudah masuk prakompetisi tapi balik lagi ke khusus," terangnya.