<b>
PSMS MEDAN</b> silahkan saja membentuk tim atau memilih ketua umum. Itu merupakan salah satu langkah persiapan mengikuti kompetisi Divisi Utama musim depan.<br><br>Namun yang menjadi permasalahan besar, apakah sudah melunasi utang-utangnya? Jangan melupakan proses verifikasi yang selalu diterapkan PT. Liga Indonesia.<br><br>Apalagi dengan situasi sepakbola nasional saat ini. Bahkan sekjen PSSI sekaligus CE0 PT. LI, Joko Driyono menegaskan semua klub harus membayarkan semua utangnya.<br><br>"Saya baca di media cetak dan tonton di salah satu televisi swasta, pak Joko mewajibkan semua klub melunasi utang-utangnya kalau mau ikut kompetisi musim depan. Bagi Saya ini sudah jelas, bahwa
PSMS harus membayarkan ke kami, pelatih, pemain dan official," ujar Cholly Misrun asisten pelatih PSMS.<br><br>"Ini saya dengar-dengar kabarnya sudah ada manajemen dan mau buka seleksi persiapan musim depan. Berarti mereka akan membayarkan gaji kami. Itupun kalau memang mau berkompetisi," sambungnya.<br><br>Wajar bila pelatih, official dan pemain menuntut gaji mereka. Indra Sakti sendiri tak pernah menghubungi pemain ataupun pelatih dan official. Istilahnya, niat baik yang tak kunjung dibuktikan. "Kami punya pengaduan ke Pengadilan Negeri
Medan, jadi ya tinggal menyampaikan bukti saja kok," pungkasnya.<br>