MEDAN, BOLAHITA - PS TNI harus segera melupakaan euforia lolos dengan sempurna dari grup C Piala Jenderal Sudirman. Pasalnya tujuh klub Indonesia Super League (ISL) sudah menunggu mereka di babak delepan besar.
Arema Cronus, Persija Jakarta, Persipura Jayapura, Mitra Kukar, Semen Padang, Surabaya United dan Pusamania Borneo FC siap menjegal. Pelatih PS TNI, Suharto AD mengaku belum bisa memprediksi kekuatan calon lawan. "Tim yang lolos babak 8 besar sudah pasti bagus. Secara kekuatan semua tim ISL itu merata. Jadi sulit memprediksi kekuatan tim lawan," katanya.
Menurut Suharto, lawan yang berstatus tim ISL kental dengan pemain berpengalaman. Maka ia harus mempersiapkan Legimin Rahardjo dkk lebih baik lagi. Kualitas selama babak penyisihan, patut ditingkatkan. Apalagi bila membandingkan raihan 10 gol dengan 5 kebobolan, menjadi perhatian khusus baginya.
"Perbandingan 10 gol dengan kebobolan 5 gol, saya melihat pemain memiliki finishing yang baik, namun defend yang masih lemah sehingga menimbulkan celah," beber Suharto.
"Selama penyisihan, pemain benar-benar memahami, dan bisa ikuti dan laksanakan instruksi. Tapi masih ada celah, kami harus persiapkan diri lebih baik lagi," pungkasnya.
PS TNI sendiri sudah tiba di
Medan, Selasa (1/12) untuk kembali ke Mess Makodam I/BB dan memulai pemusatan latihan lagi menunggu jadwal 8 besar Piala Jenderal Sudirman.