THR Sedang Diupayakan, Ini Kata Kapten PSMS

THR Sedang Diupayakan, Ini Kata Kapten PSMS

May 5, 2020 - 09:48
 0
THR Sedang Diupayakan, Ini Kata Kapten PSMS
Aksi Rachmat Hidayat saat uji coba dengan Persiraja beberapa waktu lalu

BOLAHITA, MEDAN - Sejatinya Tunjangan Hari Raya (THR) tak menjadi kewajiban manajemen klub. Karena tidak tertuang dalam kontrak kerja dengan pemain.

Tapi dalam beberapa tahun ini, manajemen klub PSMS Medan biasanya memberikan THR kepada Legimin Rahardjo dkk. Di tahun ini, sepertinya masih belum ada kejelasan. Manajemen mengaku sedang mengupayakannya.

Kondisi di tengah Pandemi Covid-19 ini memaksa semua klub di Indonesia pusing tujuh keliling. Liga dihentikan dan klub tanpa pemasukan.

Bahkan untuk penggajian pemain PSSI memberlakukan gaji maksimal 25 persen selama kondisi force majeure ini (Maret-Juni 2020).

"Di tahun-tahun sebelumnya sejak 2017 lalu sampai tahun kemarin, kita masih dapat (THR). Tapi untuk tahun ini belum tahu," kata Legimin Rahardjo.

Akan tetapi pemain berusia 38 tahun itu mengakui bahwa THR bukanlah sebuah kewajiban yang diberikan oleh manajemen kepada para pemain. Sebab bonus semacam THR tersebut tak ada dalam klausul kontrak.

"Kalau masalah THR memang kebijaksanaan manajemen saja sebenarnya. Karena menang THR itu gak ada di dalam kontrak," ucap Legimin Rahardjo.

Pundemikian, Gimin panggilan akrabnya Legimin Rahardjo juga mengapresiasi usaha manajemen yang terus mencari dana untuk mengusahakan para pemain, pelatih dan ofisial tim PSMS mendapat THR di tahun ini.

"Terima kasih buat manajemen yg pastinya. Karena dengan situasi sekarang ini masih memperhatikan pemain dengan mengupayakan THR," ujar Legimin.

"Kalau memang ada tahun ini kami bersyukur sekali. Kalau memang gak ada, kita juga harus bisa mengerti dengan kondisi klub-klub sekarang dengan tidak adanya kompetisi," pungkas Legimin.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow