PS TASBI versus
Medan Soccer akhirnya bersua di partai final Kompetisi Divisi III zona Sumut, Sabtu (9/11) di Stadion Teladan. Setelah dalam laga semifinal Jumat (8/11), keduanya mendapatkan kemenangan.
Di laga pertama,
Medan Soccer menang dengan skor 1-0 dari Perstas Batubara. Gol tunggal dicetak oleh Juanda menit ke-31. Tiket ke final selanjutnya menjadi milik PS Tasbi yang mengalahkan PS Rapel dengan skor 4-0.
Gol Tasbi dicetak oleh Gol Rizky menit ke-6, Sunar menit ke-22 dan 40" serta Abdu menit ke-64. "Di partai final besok (Sabtu, Red), kami berharap tidak hujan. Agar permainan anak-anak bisa berkembang. Kami harus siap siapapun lawannya," ujar M Khaidir pelatih PS Tasbi usai pertandingan.
Apakah pemain tidak mengalami kelelahan, setelah bermain dengan kondisi hujan? "Hal itu sudah diantisipasi, makanya di babak kedua Saya menarik keluar beberapa pemain terbaik. Saya rasa tidak ada masalah soal recovery, besok (Sabtu, Red) anak-anak siap tanding," sambung Khaidir.
Diatas kertas, PS Tasbi menjadi unggulan. Hingga tampil di partai final, tim ini belum pernah kalah. Di fase grup, mereka mengalahkan lawannya dan mengalahkan Sidikalang FC dengan skor 6-1.
Bahkan di babak delapan besar dengan sistem knock out, mengalahkan tim unggulan lainnya, Kurnia
Medan FC dengan skor 2-0. Pun demikian tidak membuat
Medan Soccer keder. Pelatih Ipung malah menjadikan hal itu sebagai motivasi pemainnya.
"Apa yang diprediksi meleset. Saya pikir akan bertemu dengan PS Rapel di final. Tapi dengan PS Tasbi pun kami tidak takut. Siapapun, kami harus berusaha untuk menang," yakin Ipung.
Soal persiapan,
Medan Soccer pun tak jauh beda dengan Tasbi. Keduanya tetap memiliki jadwal latihan dan lapangan tetap. "Sekalipun lawan dengan pelatih berlisensi A nasional, pemain harus tetap berjuang. Bermain habis-habisan dengan di pertandingan terakhir. Melawan Tasbi anak-anak penuh motivasi," pungkasnya.