MEDAN, BOLAHITA - Meski sudah dipastikan lolos ke Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016 di Jawa Barat, namun tidak membuat tim futsal
Sumatera Utara (Sumut) terlena dan larut dalam euforia.
Pada kualifikasi cabor futsal di grup IX yang berlangsung di Kalsel sejak 22 November lalu,
Sumut tetap mengusung target memetik poin penuh pada laga terakhir, kala menghadapi Provinsi Banten, minggu (29/11), yang juga telah memastikan langkahnya lolos PON. Selain
Sumut dan Banten, tiga tim lainnya juga telah lolos, yakni DKI Jakarta, Jatim, dan Banten. Sedangkan Sumsel, Kepri dan Aceh harus memupus impiannya berlaga di PON 2016.
"Kita laga terakhir di grup IX lawan Banten tetap Fight untuk ambisi raih kemenangan. Meski target awal kita 5 besar, tapi kans kita masuk 3 besar masih terbuka," ucap Pelatih Futsal Sumut, Delphinus kepada wartawan.
Saat ini
Sumut masih berada di posisi runner up dengan mengemas 12 dari hasil 4 menang dan 2 kalah. Kemenangan diraih atas tim Kalsel (4-3), Kepri (5-1), Sumsel (6-0), dan Aceh (12-4). Sedangkan
Sumut kalah atas Jatim (7-2) dan DKI Jakarta (4-2). Sedangkan DKI dipastikan menjadi pemuncak klasemen sementara dengan raihan 13 poin.
Karena itu, Menghadapi tim Banten,
Sumut akan menerapkan permainan kolektif dan ball possesion. Mengingat, tim lawan juga memiliki ambisi besar untuk meraih kemenangan.
"Banten adalah tim yang kuat. Teknik dan skill mereka juga berimbang dengan kita. Mereka pasti bermain habis-habisan besok (hari ini). Apalagi tiga tim, Sumut, Kaltim dan Banten berpeluang menduduki posisi ketiga," jelas Delphinus.
Lebih lanjut dikatakannya, Defence tim
Sumut masih dinilai sangat lemah termasuk stamina pemain yang menurun di babak kedua menjadi perhatian serius oleh tim pelatih. Termasuk support dari lini per lini baik dalam bertahan maupun menyerang. Walau begitu, ia mengakui jika skill dan teknik bermain anak-anak tidak kalah dengan pemain lawan. Apalagi, mental dan kepercayaan diri anak asuhnya sangat besar dikarenakan lolos ke PON.
"Ke depan kita perbaiki kekompakan dan defence pemain. Khususnya pada babak kedua, stamina kita sering keteteran. Kalo untuk skill dsn mental pemain kita tidak ada problem lah," tambahnya.
Ditanya sisi lain persiapan tim pada PON 2016 mendatang, usai kembali ke
Medan, Senin (30/11), pemain akan diistirahatkan dahulu demi menjaga kebugaran pemain. Kemudian pada pertengahan Desember atau awal Januari 2016, pemain kembali menggelar Training Centre, guna persiapan PON yang renacananya digelar di Jawa Barat pada September mendatang.
"Kita masih menunggu kabar dari KONI
Sumut juga kapan TC PON mulai digelar. Kita tetap gelar TC di GOR Futsal Dispora
Sumut jalan Pancing. Tapi, kita berharap KONI
Sumut motivasi anak-anak lah. Karena sebelum seleksi PON, dijanjikan ada uang bulanan bagi pemain dan pelatih. Itu kan supaya anak-anak lebih semangat dan termotivasi jelang PON," ucapnya sambil berharap.
Tim
Sumut yang berangkat mengikuti seleksi PON di Kalsel, berjumlah 16 orang, terdiri atas 12 pemain dan 4 pelatih serta official