MEDAN - Pengurus Provinsi Wushu Indonesia (WI)
Sumatera Utara meluncurkan hal baru. Kali pertama menggelar Kejuaraan Daerah (Kejurda) Wushu Sanda 2018 di mall, tepatya Atrium Mall Center Point
Medan, pada 10-15 Januari mendatang.
Ketua Pengprov WI
Sumut Darsen Song didamping Sekum Heriyanto dan Bendahara Sujito Sukiman menyebutkan, even ini terlaksana berkat kerjasama antara WI
Sumut dan Mall Center Point.
"Selain untuk mengenalkan wushu kepada masyarakat luas, dengan digelar di mall, kami punya harapan Kejurda ini menjadi daya tarik tersendiri. Bagi yang belum jadi atlet wushu ingin menjadi atlet dan yang sudah jadi atlet ingin bisa tampil di arena Kejurda seperti ini," ujar Darsen Song kepada wartawan.
"Kejurda Sanda ini akan menarik sekali dan kami bersama panitia akan menyukseskan kegiatan yang selama ini digelar di Gor, pindah ke mall," ucapnya.
"Kejurda ini sekaligus seleksi atlet Kejurnas 2018 yang digelar Maret di Yogyakarta. Itu kenapa Kejurda digelar Januari, karena mengejar persiapan Kejurnas. Kejuaraan Nasional seluruh cabor dipercepat karena Agustus Indonesia jadi tuan rumah Asian Games," jelas Darsen Song.
Perwakilan Mall Center Poin, Abe Abrahammengaku senang bisa bekerjasama WI
Sumut menggelar Kejurda Wushu Sanda. Pihaknya berharap kerjasama ini berlanjut di tahun-tahun berikutnya, karena Center Point juga ingin mendukung olahraga wushu di Sumut.
"Kami berharap pertandingan wushu sanda ini selain arena pembinaan atlet, juga sekaligus menjadi tontonan menarik dan menghibur pengunjung mall. Kami juga punya harapan yang sama agar wushu selalu menjadi olahraga andalan bagi Sumut," katanya.
Kejurda Wushu Sanda
Sumut 2018 mempertandingkan 31 nomor mulai kategori pra junior usia 12-14 tahun, junior (15-17 tahun), dan senior (18-35 tahun). Total peserta mendaftar 160 atlet dari sembilan Pengcab.