Antisipasi Malaria, Kontingen Sumut Dapat Bantuan Pendampingan dari Brimob

Antisipasi Malaria, Kontingen Sumut Dapat Bantuan Pendampingan dari Brimob

Sep 19, 2021 - 18:10
 0
Antisipasi Malaria, Kontingen Sumut Dapat Bantuan Pendampingan dari Brimob

MEDAN - Ketua KONI Sumut Jhon Ismadi Lubis mengatakan, ada beberapa hal yang patut disiapkan para atlet dan official yang berangkat ke PON Papua. 

Selain menerapkan prokes secara ketat dalam pandemi Covid -19, mereka juga bisa mengantisipasi ancaman Virus Malaria.

Makanya KONI Sumut juga membekali lotion anti nyamuk bagi seluruh kontingen selama berada di tanah Papua.

“Semua yang kesana sudah vaksin dua kali, kemudian PCR. Di sana ada tim kesehatan kita juga. Di sana yang kita hadapi juga malaria. Kita sudah sediakan lotion 24 jam harus dipakai. (Suntik) kalau itu ada dampak atau efek kepada atlet, maka kami pakai lotion,” kata Jhon Ismadi Lubis. 

Sedangkan untuk petugas keamanan, kontingen Sumut mendapat bantuan pendampingan dari personel Brimob Polda Sumut, total berjumlah 24 personel.

Mereka nantinya bertugas mengawal sekaligus mendampingi para atlet selama di Papua, termasuk di venue cabang olahraga.

“Kita dapat bantuan dari Polda pengamanan, setiap kita bertanding ada pendampingan dari Polda Sumut yang di bawa kesana untuk setiap cabor. Cuma, di Papua sekarang aman, hanya saja bantuan dari Polda ini lebih memberikan rasa aman kepada atlet,” ujar John.

Terkait target PON kali ini pihaknya hanya bisa menjanjikan minimal bisa mempertahankan peringkat pada PON 2016, yakni berada di posisi 9 besar. 

Hal itu dinilai wajar, mengingat banyak tertundanya program selama pelatda cabor, mulai dari peniadaan Try out hingga training camp ke luar daerah.

“Kita target bertahan saja, karena sampai sekrang kita tidak tahu dimana posisi kita. karena 2 tahun kita mempersiapkan tidak ada ujicoba. Tidak ada try out, try in maupun training camp. tapi, ini semua mengalami hal yang sama. Cuma bedanya, kita di sini selalu ujicoba kelasnya di bawah kita. tapi gadak masalah,” pungkasnya.

Sementara Kapolda Sumut, Irjen Pol panca Putra, pihaknya telah menyiapkan 24 personel dari Satbrimob untuk mengawal kontingen Sumut selama berada di Papua. Para personel akan dibagi ke wilayah yang memiliki venue PON, yakni Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Mimika, dan Merauke.

“Dalam rangka kegiatan PON 2020 di Papua, kita menyiapkan personel dari Brimob untuk mengamankan para atlet, official, dan semuanya. Dibagi tiga wilayah dan personel kita yang ditugaskan sebanyak 24 orang dan sudah kita bagi ke tiga wilayah yang menjadi tempat pelaksanaan perlombaan,” kata Kapolda Sumut.

Bolahita.id/uploads/images/2021/09/image_750x_61471a712ce6b.jpg" alt="" />

Pengawalan ini merupakan prosedur dari pemerintah agar kegiatan bisa berjalan aman dan kondusif. Pengawalan ini sekaligus memberikan rasa aman kepada para atlet dan kontingen yang berlaga. “Bahwa keamanan mereka itu dijaga, dijamin oleh kita semua sehingga mereka maksimal mengikuti perlombaan dan mencapai hasil yang maksimal,” kata Kapolda.

Lebih lanjut, Panca Putra menegaskan, pihaknya juga telah menyiapkan posko bagi personel untuk terus melakukan monitoring kegiatan yang diikuti para atlet selama di Papua.

“Sekarang sudah berangkat 6 orang, tinggal 18 lagi yang disini dan secara bertahap. Kita juga sudah siapkan poskonya untuk melihat dan memantau serta pengawalan terhadap atlet yang bertanding. Mudah - mudahan semuanya aman dan tidak ada yang mengganggu,” yakin Kapolda.

Kontingen Sumut pada PON 2020 berkekuatan 349 orang, terdiri dari 186 atlet, 54 pelatih, offcial cabor 19 orang, official kontingen 56 orang, terapi 10 oran,g dan pengamanan 24 personel dari Polda Sumut.

Sumut sendiri akan bertanding di 32 cabang olahraga. Sementara untuk keberangkatan pertama kontingen Sumut menuju Mimika pada 20 September dan keberangkatan terakhir pada 8 Oktober. 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow