BOLAHITA, MEDAN - Asosiasi Kota (Askot) PSSI
Medan telah menjaring sebanyak 33 pemain usia 17 tahun. Dari jumlah pemain tersebut merupakan hasil penjaringan dari turnamen kelompok umur yang digelar oleh Askot PSSI
Medan beberapa waktu lalu.
Mereka akan membentuk tim Askot untuk persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 mendatang. Pihak Askot pun melakukan seleksi pemain mulai dari tes fisik memilih calon pemain Askot.
Sekretaris Askot PSSI
Medan, Pesta Lumbangaol mengatakan sengaja membuat tim Askot
Medan bekerja sama dengan KONI
Medan demi persiapan PON 2024 mendatang. Mereka ingin membangun tim sejak dini, sehingga ketika PON 2024 sudah memiliki cikal bakal pemain.
"Kita gelar seleksi untuk buat tim Askot. Tim ini tujuannya untuk persiapan PON 2024 nanti. Makanya kita persiapkan sejak dini. Karena umur mereka sekarang kan saat ini 17 tahun, empat tahun ke depan sudah pas umurnya," kata Pesta di Kebun Bunga.
Untuk menjaring pemain tersebut, Askot terlebih dahulu menggelar seleksi dengan tes fisik pemain. Mereka mau melihat kebugaran pemain dan kemudian bisa masuk program pelatih.
"Tes pertama kita mau lihat dulu fisik mereka. Satu persatu dites baru kita jaring lagi nanti. Berapa banyak pemain yang bagus fisiknya bisa masuk tahap berikutnya," bebernya.
"Setelah selesai melakukan seleksi tes fisik, nanti pemain yang lolos akan berlatih. Nah pelatihnya nanti Coach Amrustian. Dia yang pegang tim ini untuk latihan di Kebun Bunga," ucap Pesta.
Ajang PON dalam waktu dekat ini akan berlangsung di Papua 2020 nanti. Namun, Askot sengaja membuat tim untuk persiapan PON 2024. Pasalnya pada ajang PON 2024 nanti,
Sumut bersama Aceh menjadi tim tuan rumah.