Bukti Susahnya Yakinkan Klub Luar Soal Kualitas Pemain Indonesia

Bukti Susahnya Yakinkan Klub Luar Soal Kualitas Pemain Indonesia

Feb 2, 2021 - 11:14
 0
Bukti Susahnya Yakinkan Klub Luar Soal Kualitas Pemain Indonesia
Para pemain muda Indonesia yang bergabung di Garuda Select

BOLAHITA, JAKARTA - Agen pemain muda Indonesia, Muly Munial, mengatakan bahwa meyakinkan klub-klub luar negeri untuk merekrut pemain Indonesia bukan hal yang gampang.

Pandemi Covid-19 memang menjadi momok yang menakutkan bagi dunia sepakbola Tanah Air. Bagaimana tidak, sudah hampir satu tahun tidak ada satu pun pertandingan resmi yang digelar di Indonesia akibat pandemi Covid-19.

Sejak Liga 1 dan Liga 2 2020 dihentikan pada Maret 2020 lalu, belum ada kompetisi lanjutan yang bergulir di kancah sepakbola nasional.

Namun di sisi lain, pandemi Covid-19 memberikan rejeki bagi segelintir pemain di Indonesia. Setidaknya ada sembilan pemain yang awalnya berkarier di dalam negeri yang mendapat kesempatan bergabung dengan klub-klub luar negeri dalam periode enam bulan terakhir.

Mereka adalah Brylian Aldama, Bagus Kahfi, Ryuji Utomo, Syahrian Abimanyu, Todd Rivaldo Ferre, Asnawi Mangkualam, Saddil Ramdani, Abanda Rahman, dan Khairul Imam Zakiri.

Jumlah itu masih belum menghitung rumor-rumor lain seperti Beckham Putra, Ferdinand Sinaga, Mohammad Kanu, Rendy Juliansyah, hingga Dallen Doke yang juga dilirik klub luar negeri.

Salah satu penyebab klub-klub luar negeri melirik para pemain Tanah Air karena belum adanya kompetisi yang bergulir di Indonesia. Akibatnya, klub-klub nasional pun tidak terlalu keberatan untuk melepas pemainnya, baik yang permanen atau hanya bersifat pinjaman.

Di permukaan, total sembilan pemain lokal yang direkrut klub luar negeri jadi sebuah prestasi tersendiri. Kondisi ini menjadi satu langkah maju bagi perkembangan sepakbola nasional di masa depan.

Namun, dari sudut pandang lain, jumlah itu menjadi bukti bahwa memperkenalkan kualitas pemain Indonesia ke klub luar negeri masih menjadi kesulitan tersendiri. Sebab, di atas kertas, masih ada banyak pemain-pemain Indonesia yang dinilai layak bermain di luar negeri.

Hal itu senada dengan pernyataan Muly Munial, pemilik Munial Sports Group, wadah manajemen yang menaungi pemain-pemain muda berbakat.

Muly juga menjadi manajer yang mengurusi pemain-pemain seperti Dallen Doke, Muhammad Iqbal, Mohammad Kanu, hingga Rendy Juliansyah.

Menurutnya, tidak gampang mengajak klub-klub luar negeri untuk sekadar melirik kemampuan pemain-pemain Tanah Air. "Tidak gampang meyakinkan klub-klub luar bahwa anak-anak kita ini cukup bagus," ucap Muly Munial yang dikutip Bolahita dari Bolasport.com.

"Hanya segelintir anak saja yang bisa mendapatkan kesempatan untuk dapat deal langsung," katanya lagi. Meski begitu, pria berkacamata itu tak bisa menampik kesenangan hatinya melihat jumlah pemain Indonesia di luar negeri yang terus bertambah.

Jika ditotal, setidaknya sudah ada 20 pemain Indonesia yang tengah meniti karier di luar negeri. Baik yang baru saja direkrut maupun yang sudah berlaga di luar negeri cukup lama.

Dia pun berharap agar masyarakat Indonesia bisa terus menyampaikan dukungan kepada para pemain itu demi menambah kualitas dan kemampuan pribadi, serta mengembangkan sepakbola Tanah Air secara general.

"Kita harus hargai semangat anak-anak ini untuk berjuang," tandasnya.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow