Daniel Agger Harus Menangis Agar Bisa Pergi
Daniel Agger Harus Menangis Agar Bisa Pergi
Sebenarnya karir Agger di Liverpool bisa dibilang tengah kurang baik. Ia tidak lagi jadi pilihan utama karena terlalu banyak cedera, apalagi kini Liverpool sudah mendapatkan amunisi baru di barsian belakang yakni Dejan Lovren yang ditransfer seharga 20 juta pounds. Alhasil masa depan Agger semakin terancam.
Akan tetapi hingga saat ini masih belum ada sinyal pihak klub bakal melego pemain berusia 29 tahun tersebut. Bahkan muncul kabar bahwa Agger sampai menangis meminta kepada pelatih agar dirinya dijual saja.
“Daniel Agger sampai harus menangis meminta kepada Rodgers untuk mempersilahkannya pergi. Beberapa pemain coba meredam kesedihannya,” ujar sumber yang melihat kejadian itu seperti mengutip dari Mirror, Jumat (8/8/2014).
Saat menangis, kapten timnas Denmark itu ingin pulang lebih cepat kala ‘Si Merah’ masih menjalani ujicoba pra musim di Amerika Serikat pekan lalu. Sang manajer pun tak bisa berbuat apa-apa dan menginjikannya.
Sebagai informasi, Daniel Agger telah berseragam Liverpool sejak tahun 2006 silam. Saking besarnya cinta Agger kepada klub yang bermukin di Anfield Stadium, bek berpostur 191 cm itu mentato jarinya dengan tulisan ‘YNWA’, tanda dia adalah Liverpudlian sejati.
What's Your Reaction?