Erick Cantona Bangga Debut Profesional Bersama PSKC

Ia dipercaya tampil dalam laga ketiga PSKC melawan PSPS Pekanbaru di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, pada Sabtu (21/9).

Sep 24, 2024 - 14:42
Sep 24, 2024 - 14:42
 0
Erick Cantona Bangga Debut Profesional Bersama PSKC

BOLAHITA - King Erick Cantona, pemain muda berusia 19 tahun yang mengisi skuat PSKC Cimahi, baru saja menjalani debut profesionalnya di ajang Pegadaian Liga 2 2024/25.

Ia dipercaya tampil dalam laga ketiga PSKC melawan PSPS Pekanbaru di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, pada Sabtu (21/9).

Selain menarik perhatian karena namanya yang mirip dengan legenda Manchester United, Eric Cantona, Erick juga dikenal sebagai putra dari pelatih berpengalaman, Kas Hartadi, yang saat ini juga menjadi pelatih kepala PSKC Cimahi.

Erick diturunkan sebagai starter dalam debut profesionalnya saat melawan PSPS. Ia mengaku perasaannya sempat campur aduk.

SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee

"Alhamdulillah. Rasanya campur aduk, ada bahagia dan bangga karena sudah menjalani debut profesional, tapi juga sempat merasa tegang. Namun, perasaan itu hilang begitu saja saat sudah berada di lapangan," ujar Erick pada Selasa (24/9).

Erick bermain selama 28 menit sebelum digantikan oleh pemain lain dari kategori U-20. Ia mendapat banyak dukungan dari para pemain senior, yang memberikan motivasi dan arahan. “Pelatih juga memberikan instruksi agar saya bermain normal dan menikmati permainan di lapangan,” tambahnya.

Kas Hartadi, ayah sekaligus pelatih PSKC, mengungkapkan bahwa dari lima pemain U-20 di timnya, hanya tersisa satu penjaga gawang yang belum mendapatkan menit bermain.

“Empat pemain U-20 kami sudah mendapat kesempatan bermain dengan menit yang berbeda-beda, termasuk Erick yang bermain selama 28 menit melawan PSPS. Dia sebenarnya tidak bermain buruk, tapi saya menggantinya karena alasan taktikal. Saat itu, saya butuh dua gelandang bertahan untuk mengimbangi lini tengah PSPS,” jelas Kas.

Meski Erick adalah putranya, Kas Hartadi menegaskan bahwa tidak ada perlakuan istimewa di lapangan. “Di luar lapangan, Erick adalah anak saya, tapi di dalam lapangan, dia adalah pemain saya,” tegasnya.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow