Inoue Al Aqsha Tanpa Medali di Asian Cadet Championship 2025 , PJSI Sumut: Cerminan Judo Indonesia di Level Asia
Pejudo Sumatera Utara, Inoue Al Aqsha, gagal mempersembahkan medali bagi Indonesia pada ajang Asian Cadet Championship 2025 yang berlangsung di Tenis Indoor Senayan, Jakarta, 11–14 September 2025.
SUMUTJUARA - Pejudo Sumatera Utara, Inoue Al Aqsha, gagal mempersembahkan medali bagi Indonesia pada ajang Asian Cadet Championship 2025 yang berlangsung di Tenis Indoor Senayan, Jakarta, 11–14 September 2025.
Bertanding di kelas -90 kilogram, Inoue harus mengakui keunggulan pejudo Uzbekistan, Eshpulatov Jurabek, pada babak penyisihan. Kesempatan untuk meraih medali perunggu pun sirna setelah ia kembali kalah dari pejudo Kyrgyzstan, Beksultan Aitmatov, di babak repechage.
Ketua PJSI Sumut, M. Arief Fadhilla, menilai hasil tersebut menjadi cerminan bahwa judo Indonesia masih tertinggal di level Asia. “Kalau melihat dari semua pertandingan, judo kita untuk di Asia masih jauh kelasnya, perlu kerja keras lagi untuk mengejar,” ujar Arief.
SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee
Arief menyebut faktor mental menjadi salah satu kendala utama Inoue. Beberapa kesalahan mendasar juga membuatnya mendapat hukuman Han Soku Make.
“Di pertandingan pertama dia terlihat grogi dan demam panggung. Di babak kesempatan dia kalah karena hukuman. Dia diserang terus tapi tidak bisa melepas pegangan dan menyerang balik,” jelasnya.
View this post on Instagram
Minimnya sparring partner di Sumut juga menjadi hambatan dalam membangun jam terbang Inoue. Meski begitu, Arief menilai kemampuan tekniknya sudah meningkat pesat dan mampu bersaing di level Asia Tenggara.
“Dari segi teknik dan fisik, untuk level Indonesia dan Asia Tenggara sudah bisa. Apalagi dia sempat bergabung di Pelatnas,” tambahnya.
Arief pun berharap Inoue tidak menyerah dan terus berproses.
“Semoga jangan putus asa. Kalau sudah niat pasti bisa. Kita sudah buka jalan,” pungkasnya.
What's Your Reaction?