Insiden Rasis yang Berulang Kembali di Serie A

Wajah Serie A kembali tercemar oleh insiden rasial, kali ini menimpa penjaga gawang AC Milan, Mike Maignan, saat melawan Udinese

Jan 21, 2024 - 08:45
Jan 21, 2024 - 08:46
 0
Insiden Rasis yang Berulang Kembali di Serie A

SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee

Wajah Serie A kembali tercemar oleh insiden rasial, kali ini menimpa penjaga gawang AC Milan, Mike Maignan, saat melawan Udinese. Kejadian ini menambah daftar kasus serupa yang pernah terjadi sebelumnya.

AC Milan berhasil meraih kemenangan 3-2 di markas Udinese pada pertandingan lanjutan Serie A 2023-2024. Pertandingan sempat dihentikan pada pertengahan babak pertama karena adanya serangan rasial dari sebagian suporter Udinese terhadap Mike Maignan.

Sebagai tindakan sesuai protokol, pertandingan dihentikan sementara waktu untuk memberikan peringatan kepada para suporter. Wasit mengancam akan menghentikan pertandingan secara permanen jika perilaku tersebut terulang.

Maignan mengungkapkan pengalaman tidak menyenangkan tersebut, "Apa yang terjadi pada babak pertama adalah ketika saya melakukan tendangan gawang, saya mendengar suara monyet. Saya tidak bisa berkata apa-apa." ungkapnya kepada laporan Sky Sport Italia.

Serangan rasial bukanlah hal baru di Serie A. Sebelumnya, Romelu Lukaku pernah menjadi korban saat memperkuat Inter Milan dan menghadapi Juventus. Bahkan sebelumnya, Mario Balotelli juga sering kali menjadi sasaran serangan rasial.

Maignan menyampaikan ketidakpuasan terhadap situasi ini, "Saya bilang kami tidak bisa bermain sepak bola seperti ini. Ini bukan pertama kalinya terjadi. Kami harus mengatakan bahwa apa yang mereka lakukan salah. Sebagian besar suporter memberikan semangat, dan mencemooh adalah hal yang normal, tetapi bukan cara seperti ini."

Penjaga gawang AC Milan ini mendesak pihak berwenang untuk mengambil tindakan tegas dan memberikan sanksi berat kepada para pelaku. Ia mengharapkan adanya efek jera sebagai pembelajaran.

Beruntungnya, Stadion Bluenergy dikelola oleh Udinese sendiri. Hal ini memungkinkan Udinese untuk mengontrol keamanan stadion dan dengan bantuan kamera pengawas, mereka berkomitmen untuk mengidentifikasi pelaku di balik serangan tersebut dan memberikan sanksi berat sesuai dengan aturan yang berlaku.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow