MEDAN. BOLAHITA - Persitara Jakarta Utara akhirnya meraih kemenangan pertamanya di grup A Piala Kemerdekaan, Sabtu (22/08/2015) malam di Stadion Teladan. Dalam duel tersebut, mereka mengalahkan Persires Sukoharjo dengan skor 3-1.
Tiga gol Persitara dicetak oleh Iqbal Ades Rogus di menit 33, 36" dan Firman Septian menit ke 57. Sedangkan gol tunggal Persires dicetak Andi Sopian menit ke 19.
Tambahan tiga poin membuat Persitara bertengger di posisi 4 klasemen Grup A dengan koleksi 3 poin.
PSMS masih memimpin dengan 7 poin diikuti Kalteng dan Kwarta dengan 5 poin Sementara itu Lampung FC 2 poin dam Persires sebagai juru kunci dengan 1 poin. Dengan dua laga sisa, praktis hanya Persires yang hampir dipastikan tak memiliki peluang untuk melaju ke babak selanjutnya.
Usai pertandingan, Pelatih Persitara Syamsul Bachri mengatakan kemenangan tersebut menjaga peluang timnya lolos ke babak 8 besar. Apalagi ia hafal betul dengan gaya permainan tim Persires yang pernah diasuhnya selama empat tahun lebih kala di Divisi Utama.
“Laga hari ini permainan anak meningkat jika dibadingkan 2 laga sebelumnya yang jauh dibawah performa. Artinya kemenangan ini membuka peluang lagi bagi kita. Karena itu kami harus target sapu bersih di dua laga tersisa,” bebernya.
Lebih lanjut, dengan rest selama dua hari lalu, tim pelatih terus memberikan motivasi untuk meningkatkan psikis pemain yang sempat menurun karena mengalami dua kekalahan beruntun. Terlebih, wajib memenangkan pertandingan ditanamkan dalam diri pemain.
Sementara itu, pelatih Persires Suimin Diharja mengatakan kebugaran prmain yang menurun karena tidak disiplinnya waktu istirahat. Apalagi rasa kepercayaan diri pemain nenurun akibat banyak peluang yang tidak fimaksimalkan dengan baik. Selain itu faktor ekternal juga mempengaruhi persiapan tim seperti tidak disiplinan pemain saat jam istirahat.
"Mungkin kebugaran yang mempengaruhi penampilan pemain hari ini. Apalagi setelah gagal mencetak gol kedua membuat kepercayaan diri mereka menurun. Tapi, secara hati sebenarnya mereka masih termotivasi namun karena kebugaran pemain yang menurun," katanya.
Kekalahan ini membuat kans tim Persires sudah habis untuk lolos ke babak selanjutnya. Walaupun masih berpeluang, dua laga tersisa dirasa berat untuk bersaing dengan tim lain.