Kata PSSI Terkait Kerusuhan Suporter di Laga PSIS Vs PSS dan Persib Vs Persis
Insiden-insiden tersebut telah menjadi pusat perhatian dan tetap menjadi masalah yang perlu ditangani
BACA JUGA :
- Hasil Drawing Sepak Bola Wanita SEA Games 2023
- Hasil Drawing Sepak Bola SEA Games 2023
- Via Javier Zanetti, Erick Thohir Coba Wujudkan Laga Indonesia Vs Argentina
SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee
Masalah suporter di Indonesia sepertinya tidak pernah ada habisnya dan kompleks. Bentrok antar suporter terakhir terjadi dalam dua pertandingan, PSIS Semarang vs PSS Sleman dan Persib Bandung vs Persis Solo, di turnamen Liga 1.
Insiden-insiden tersebut telah menjadi pusat perhatian dan tetap menjadi masalah yang perlu ditangani. Pada pertandingan PSIS Semarang vs PSS Sleman, suporter kedua tim saling lempar benda ke lapangan sehingga babak kedua tertunda. Pertandingan akhirnya dilanjutkan, dan PSIS Semarang menang 5-2.
Begitu pula dengan pertandingan Persib Bandung vs Persis Solo yang juga menampilkan suporter saling lempar kursi stadion hingga menimbulkan keributan. Insiden tersebut masih dalam pengawasan dan masuk dalam blue print atau peta jalan transformasi sepak bola Indonesia yang akan disampaikan ke FIFA.
Wakil Ketua Umum PSSI Zainudin Amali menyatakan telah meminta Komisi Disiplin PSSI menangani masalah ini. Dia mengakui bahwa ini adalah masalah kompleks yang perlu ditangani dengan benar.
Ia juga menyebutkan bahwa suporter sudah tercakup dalam undang-undang, dan keberadaan undang-undang seharusnya mengarah pada pengorganisasian suporter yang lebih baik.
Untuk mengatasi masalah kekerasan suporter, PSSI berencana menggelar kongres tahunan bulan depan yang akan menunjuk departemen baru untuk menangani masalah suporter dan infrastruktur.
Namun, sistem kompetisi baru Liga 1 musim 2023-2024 belum juga dihadirkan ke PSSI oleh PT Liga Indonesia. Zainudin Amali yang juga mantan Menteri Pemuda dan Olahraga akan memaparkan sistem kompetisi baru untuk musim depan.
Masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk menyelesaikan masalah kekerasan suporter, namun PSSI berharap dapat memprioritaskan dan mengatasi masalah tersebut secara perlahan tapi pasti.
What's Your Reaction?