Kemenkeu Mengajar 10 di Tapanuli Utara Tinggalkan Kenangan dan Harapan untuk Anak-Anak Muara

Kegiatan bertajuk “Dari Kami untuk Negeri” ini menghadirkan 200 relawan yang berinteraksi langsung dengan para siswa sekolah dasar (SD), meninggalkan pengalaman berharga serta harapan baru bagi generasi muda di wilayah tersebut.

Nov 11, 2025 - 18:19
Nov 12, 2025 - 11:54
 0
Kemenkeu Mengajar 10 di Tapanuli Utara Tinggalkan Kenangan dan Harapan untuk Anak-Anak Muara
Program Kemenkeu Mengajar (KM) 10 yang berlangsung di Kecamatan Muara, Kabupaten Tapanuli Utara, resmi berakhir pada Senin (10/11/2025)

BOLAHITA - Program Kemenkeu Mengajar (KM) 10 yang berlangsung di Kecamatan Muara, Kabupaten Tapanuli Utara, resmi berakhir pada Senin (10/11/2025).

Kegiatan bertajuk “Dari Kami untuk Negeri” dengan tema Mengenal Uang Kita, Membangun Masa Depan ini menghadirkan 200 relawan yang berinteraksi langsung dengan para siswa sekolah dasar (SD), meninggalkan pengalaman berharga serta harapan baru bagi generasi muda di wilayah tersebut.

Koordinator Daerah KM 10, Melkisedek Arifraplisi Hia, menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan yang melibatkan ratusan siswa SD ini dipenuhi suasana kekeluargaan dan keceriaan.

Agenda KM 10 diawali dengan Fun Run 5K bersama para siswa sekolah kolaborator di Minggu, 9 November 2025, dilanjutkan dengan Hari Mengajar pada Senin, 10 November 2025, serta ditutup dengan Refleksi Daerah yang menampilkan pesona seni anak Muara dan kegiatan Fun Football.

Berlari sejauh lima kilometer di pinggiran Danau Toba, belajar bersama relawan Kementerian Keuangan dan PT Sarana Multi Infrastruktur tentang pentingnya mengenal uang dan masa depan, hingga menampilkan budaya Batak dan bermain bola di tepi danau semua itu meninggalkan kesan mendalam bagi anak-anak SD di Muara,” ujar Melkisedek.

Ia menambahkan, pengalaman tersebut bukan sekadar kegiatan belajar mengajar, melainkan juga menjadi sumber inspirasi dan kebahagiaan bagi para siswa. “Yang terekam di hati mereka bukan hanya pelajaran, tetapi semangat dan harapan untuk masa depan,” tambahnya.

Sebagai koordinator, Melkisedek turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam kesuksesan KM 10. “Terima kasih kepada seluruh relawan yang telah memberikan kontribusi, inspirasi, dan kebahagiaan bagi anak-anak di Muara. Semoga kebaikan ini dibalas Tuhan dengan kesehatan, kebahagiaan, dan kesuksesan,” ucapnya.

Salah satu relawan, Dinar Frenica Sitompul, mengaku sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Ia menyebut KM 10 menjadi pengalaman baru yang penuh makna dan tantangan positif. “Mengajar bukan hanya soal materi, tapi juga kesiapan mental untuk memahami siapa yang kita ajar,” ungkapnya.


Sebagai koordinator, Melkisedek turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam kesuksesan KM 10. “Terima kasih kepada seluruh relawan yang telah memberikan kontribusi, inspirasi, dan kebahagiaan bagi anak-anak di Muara. Semoga kebaikan ini dibalas Tuhan dengan kesehatan, kebahagiaan, dan kesuksesan,” ucapnya.

Salah satu relawan, Dinar Frenica Sitompul, mengaku sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Ia menyebut KM 10 menjadi pengalaman baru yang penuh makna dan tantangan positif. “Mengajar bukan hanya soal materi, tapi juga kesiapan mental untuk memahami siapa yang kita ajar,” ungkapnya.

Dinar yang mengajar di SD Negeri 1733551 Papande, Kecamatan Muara, mengaku perlu cepat beradaptasi dengan para siswa kelas 2 SD. “Anak-anak seusia itu belum bisa fokus terlalu lama. Tantangan lainnya adalah bahasabanyak yang lebih nyaman berbahasa Batak, jadi saya pun menggunakan bahasa Batak agar lebih dekat dengan mereka,” tuturnya sambil tersenyum.

Awalnya agak canggung karena ini kegiatan kedinasan, tapi ternyata suasananya menyenangkan. Kami bisa berbaur, bermain sambil belajar. Bertemu anak-anak membuat saya seperti kembali ke masa kecil,” pungkasnya.

SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow