Kontingen PON Sumut Resmi Dibubarkan, Bonus Atlet Belum Ada Tanda-tanda

Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora), M. Armand Effendi Pohan, menyampaikan pesan Pj Gubernur pada acara syukuran dan pembubaran Kontingen PON XXI Sumut di Tiara Convention Centre, Medan, pada Minggu (13/10) malam.

Oct 16, 2024 - 12:05
Oct 16, 2024 - 12:06
 0
Kontingen PON Sumut Resmi Dibubarkan, Bonus Atlet Belum Ada Tanda-tanda

BOLAHITA, SUMUTJUARA - Keberhasilan Sumatera Utara meraih peringkat keempat dalam klasemen medali Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI di Aceh-Sumatra Utara pada 8-20 September 2024 mendapat apresiasi dari Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara, Agus Fatoni.

Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora), M. Armand Effendi Pohan, menyampaikan pesan Pj Gubernur pada acara syukuran dan pembubaran Kontingen PON XXI Sumut di Tiara Convention Centre, Medan, pada Minggu (13/10) malam.

“Pencapaian ini luar biasa. Sangat sulit untuk menggeser dominasi tiga besar, tetapi berkat kerja keras selama bertahun-tahun, posisi keempat ini adalah bukti nyata keberhasilan kita. Sumut telah membuktikan diri sebagai kekuatan besar di PON XXI. Semoga ini menjadi awal dari kebangkitan olahraga Sumatera Utara,” ujar Armand membacakan sambutan Pj Gubernur.

Jawa Barat keluar sebagai juara umum untuk ketiga kalinya secara beruntun, diikuti DKI Jakarta di posisi kedua dan Jawa Timur di peringkat ketiga. Sementara itu, tuan rumah Sumut berhasil mengumpulkan 79 medali emas, 59 perak, dan 116 perunggu. Armand menambahkan, “Kalian semua adalah kebanggaan Sumut, pahlawan kita. Kita berhasil mewujudkan mimpi besar ini.”

SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee

Namun, hingga saat ini, belum ada informasi mengenai besaran bonus yang akan diterima oleh atlet Sumut berdasarkan perolehan medali emas, perak, dan perunggu. "Soal itu nanti akan disampaikan oleh Pj Gubernur. Tapi minimal sama seperti sebelumnya," kata Armand.

Pada PON 2021, Pemprov Sumut mengalokasikan bonus sebesar Rp11,1 miliar untuk atlet dan pelatih yang meraih 10 emas, 22 perak, dan 23 perunggu. Masing-masing atlet peraih medali emas menerima Rp250 juta, perak Rp125 juta, dan perunggu Rp75 juta.

Pelatih juga mendapatkan bonus berdasarkan prestasi atletnya, dengan Rp100 juta untuk emas, Rp75 juta untuk perak, dan Rp50 juta untuk perunggu. Dengan 79 medali emas, 59 perak, dan 116 perunggu, tahun ini dipastikan bonus yang diberikan akan lebih besar.

Ketua Umum KONI Sumut, John Ismadi Lubis, yang hadir bersama jajaran pengurusnya, melaporkan bahwa kontingen PON Sumut dikukuhkan pada 31 Agustus 2024 oleh Pj Gubernur Sumut yang menargetkan peringkat keempat secara nasional. “Alhamdulillah, berkat perjuangan segenap atlet dan pelatih, target itu tercapai,” jelasnya.

John melanjutkan, Sumut mengirimkan 1.152 atlet yang berlaga di 58 cabang olahraga, dengan 46 cabang meraih medali. Rinciannya adalah 79 emas, 59 perak, dan 116 perunggu.

"Ada 4 cabang olahraga yang menjadi juara umum, yaitu drumband, barongsai, dancesport, dan bowling. Selain itu, 8 cabang meraih posisi kedua dan 9 cabang di peringkat ketiga. Target empat besar nasional, seperti pada PON 1953, kembali terwujud," katanya. 

Ia menambahkan bahwa dari seluruh cabang olahraga, ada empat atlet Sumut yang memecahkan rekor, yaitu tiga atletik dan satu renang. Untuk itu, menurutnya, Pemprov Sumut sepatutnya memberikan bonus dan kesempatan kerja sebagai apresiasi bagi para atlet yang telah berprestasi. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Polri dan Kodam I/BB atas dukungan mereka.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow