Kontroversi Penugasan Wasit hingga Bikin PSPS Sempat Ogah Tanding Lawan PSMS, Ini Penjelasan Panpel

Pesta menyatakan bahwa pihaknya sebagai panitia pelaksana laga telah mengikuti regulasi yang berlaku.

Dec 10, 2023 - 11:33
Dec 10, 2023 - 11:33
 0
Kontroversi Penugasan Wasit hingga Bikin PSPS Sempat Ogah Tanding Lawan PSMS, Ini Penjelasan Panpel
Wasit pertandingan PSMS kontra PSPS yang diprotes hingga membuat pertandingan delay 33 menit. (Foto : Istimewa.)

SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee

Panitia Pelaksana (Panpel) pertandingan antara PSMS dan PSPS angkat bicara mengenai kontroversi yang melibatkan wasit, Ridwan Pahala, yang membuat tim tamu menolak bertanding.

Wasit tengah, Ridwan Pahala, menjadi pusat protes dari PSPS dalam pertandingan melawan PSMS di Stadion Baharoeddin Siregar, Lubukpakam, Sabtu, 9 Desember 2023.

Meski dalam masa hukuman Komisi Disiplin PSSI selama dua laga, Ridwan Pahala tetap ditugaskan untuk memimpin pertandingan hari itu, memicu protes dari PSPS.

PSPS secara resmi mengajukan protes ke Komdis pada tanggal 9 Desember 2023, dan skuat mereka bahkan menolak untuk memasuki lapangan saat kickoff.

Pertandingan yang seharusnya dimulai pukul 15.30 WIB baru bisa dimulai pukul 16.05 WIB setelah PSPS akhirnya bersedia masuk lapangan meskipun dengan Ridwan Pahala sebagai wasit. Koordinator Panpel, Pesta Lumban Gaol, menjelaskan bahwa penugasan wasit berasal dari PSSI dan bukan dari PT LIB, operator liga.

Pesta menyatakan bahwa pihaknya sebagai panitia pelaksana laga telah mengikuti regulasi yang berlaku.

"Apapun yang ingin disampaikan oleh PSPS, keputusan bergantung kepada PSSI masalah wasit. Jadi di sini tidak ada kesalahan dari match com, LIB," ujarnya setelah pertandingan.

Pesta menambahkan bahwa mereka tidak mengetahui siapa wasit yang akan ditugaskan hingga satu hari sebelum pertandingan. Meskipun biasanya nama wasit akan diumumkan sehari sebelum laga, namun kali ini mereka baru mengetahui bahwa Ridwan Pahala akan menjadi wasit pada Jumat malam, 8 Desember 2023.

"Kita sampaikan kepada PSPS, regulasi tetap kita jalankan, mau protes silahkan, mau bagaimana hasilnya nanti silahkan PSSI yang memutuskan, akhirnya mereka tetap mau main," jelasnya.

Menanggapi tindakan anarkis suporter PSMS, Pesta menegaskan agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan. Dia menyatakan bahwa tidak semua suporter bersikap disiplin, dan beberapa dari mereka belum sepenuhnya memahami konsekuensi dari perilaku mereka yang merugikan tim.

"Soal suporter sudah ada yang disiplinnya membaik, tapi ada beberapa yang belum memahami ini semua siapa sebenarnya yang rugi di sini," ungkapnya. "Sebenarnya fasilitas di stadion ini tidak ada yang salah, kenapa ini yang dirusak. Besok akan ada pertandingan lagi, makanya malam ini diperbaiki (sarana yang rusak)," pungkasnya.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow