Daftar Fasilitas Stadion Baharoeddin Siregar yang Dirusak Suporter, Manajemen PSMS Harus Bertanggung Jawab
Syahri menegaskan bahwa pihaknya harus membersihkan dan memperbaiki semua kerusakan tersebut malam ini, dan PSMS diharapkan untuk mengganti semua fasilitas yang rusak.
SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee
Akibat tindakan anarkis sebagian suporter PSMS yang merasa kecewa atas hasil imbang melawan PSPS, sejumlah fasilitas di Stadion Baharoeddin Siregar mengalami kerusakan.
Pihak yang bertanggung jawab atas stadion telah mencatat fasilitas mana yang rusak akibat tindakan suporter PSMS di tribun timur yang merusak fasilitas tersebut.
Manajer Perlengkapan Stadion Baharoeddin Siregar, Syahri, melaporkan bahwa beberapa fasilitas mengalami kerusakan, antara lain jaring gawang yang dipotong, papan pergantian pemain sebanyak 3 unit, 4 unit bendera sudut, 10 unit kursi medis, 12 unit ballkids, 4 unit toilet portable, 1 set bench tim tuan rumah, 1 set bench perangkat, e-board PSDS/Sada Sumut, dan dua unit pagar tengah.
Syahri menegaskan bahwa pihaknya harus membersihkan dan memperbaiki semua kerusakan tersebut malam ini, dan PSMS diharapkan untuk mengganti semua fasilitas yang rusak.
Hal ini karena besok, pada Minggu, 10 Desember 2023, Sada Sumut akan bertanding melawan Semen Padang di stadion tersebut. Syahri juga menyampaikan keprihatinan atas aksi suporter, terutama mengingat mereka sudah memberikan izin kepada PSMS untuk menggunakan stadion.
"Stadion ini sudah kami rawat dengan baik, kami memberikan izin kepada PSMS untuk bermain. Tetapi besok ada lagi pertandingan Sada Sumut FC melawan Semen Padang, semua bench dirusak, semua e-board juga dihancurkan," ujarnya setelah pertandingan PSMS vs PSPS pada Sabtu, 9 Desember 2023.
Dia memastikan bahwa pihaknya telah berdiskusi dengan pihak PSMS untuk menanggung tanggung jawab atas perbaikan malam ini. "Makanya malam ini kami harus bekerja keras memperbaiki. Kami meminta pihak PSMS harus bertanggung jawab malam ini, karena kita memiliki pertandingan besok yang tidak bisa ditunda," tambahnya.
Syahri juga menyatakan apresiasinya terhadap Sada Sumut dan pihak lain yang terlibat. Dia berharap kejadian ini menjadi yang pertama dan terakhir, sambil mengingatkan bahwa pertandingan sepak bola seharusnya membawa kesenangan, dan kekecewaan terhadap hasil tidak seharusnya diekspresikan dengan merusak fasilitas atau melakukan tindakan negatif lainnya.
"Ketika kita menonton sepak bola, kita seharusnya menikmati pertunjukan yang indah. Kekecewaan tidak harus diekspresikan dengan merusak sarana, ini bukanlah tindakan yang benar, orang-orang yang bekerja di sini tidak bersalah," tegasnya.
"Fasilitas stadion sudah cukup baik, dan seharusnya tidak diganggu oleh tindakan yang tidak pantas," tambahnya. Sebagai informasi tambahan, PSMS Medan menggunakan Stadion Baharoeddin Siregar sebagai homebase karena Stadion Teladan sedang dalam proses renovasi.
View this post on Instagram
What's Your Reaction?