Manajemen Bali United Ultimatum Teco Jelang Lawan Persib
Pelatih Bali United, Stefano Cugurra, tidak merasa tertekan oleh ultimatum terkait kontraknya yang dibahas dalam pertemuan manajemen dengan suporter.
SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee
Pelatih Bali United, Stefano Cugurra, tidak merasa tertekan oleh ultimatum terkait kontraknya yang dibahas dalam pertemuan manajemen dengan suporter.
Fokusnya saat ini sepenuhnya tertuju pada persiapan menghadapi pertandingan Liga 1 2023/2024 melawan Persib Bandung pada Kamis (3/8).
Pada akhir pekan sebelumnya, manajemen Bali United mengadakan pertemuan dengan suporter sebagai respons terhadap aksi boikot yang menyebabkan hanya sedikit penonton hadir dalam tiga pertandingan kandang terakhir.
Dalam pertemuan itu, terdapat informasi mengenai kondisi kontrak pelatih Stefano Cugurra. Stefano Cugurra masih memiliki kontrak dengan Bali United hingga akhir 2025, tetapi kontraknya berpotensi diputus jika tim mengalami empat kekalahan beruntun atau enam pertandingan tanpa kemenangan.
Meskipun ada hal ini, Stefano Cugurra tidak merasa tertekan. Ia percaya bahwa manajemen memberikan dukungan penuh kepada tim untuk meraih prestasi dalam kompetisi Liga 1 2023/2024.
Menurutnya, ini bukanlah sebuah ultimatum, melainkan dorongan dari manajemen untuk mencapai hasil yang baik. Stefano Cugurra menjelaskan, "Menurut saya, ini bukanlah sebuah ultimatum. Ini adalah dukungan dari manajemen agar kita terus meraih prestasi. Kami akan terus bekerja keras untuk mencapai target yang ditetapkan oleh manajemen."
Stefano Cugurra, yang akrab dipanggil Teco, mengatakan bahwa persiapan tim menjelang pertandingan melawan Persib Bandung berjalan dengan sangat baik. Tim berada dalam kondisi positif setelah meraih tiga kemenangan beruntun, yang telah membawa Bali United ke posisi atas klasemen Liga 1.
Teco menyambut gembira kabar bahwa suporter, terutama kelompok North Side Boys (NSB) yang merupakan kelompok suporter terbesar Bali United, telah mencabut aksi boikot. Baginya, ini adalah kabar yang menggembirakan dan penting bagi semangat tim.
Dalam pertemuan antara manajemen dan suporter, telah disepakati harga tiket kandang. Meskipun harga tetap Rp 80 ribu, Rp 5 ribu dari setiap tiket akan dialokasikan untuk kegiatan sosial, sebagai bentuk kerja sama yang positif antara klub dan suporter.
What's Your Reaction?