Menang Telak 3-0 Atas China, Indonesia Boyong Piala Thomas Ke Tanah Air

Menang Telak 3-0 Atas China, Indonesia Boyong Piala Thomas Ke Tanah Air

Menang Telak 3-0 Atas China, Indonesia Boyong Piala Thomas Ke Tanah Air
Selebrasi gelar juara Indonesia di Piala Thomas Cup (foto : INAbadminton)
Menang Telak 3-0 Atas China, Indonesia Boyong Piala Thomas Ke Tanah Air

BANDUNG – Pujian pantas diberikan kepada pahlawan bulutangkis Indonesia yang berhasil membawa pulang kembali Piala Thomas ke tanah air. 

Setelah menanti selama 19 tahun, Piala Thomas akhirnya kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi. 

Dan Indonesia hanya butuh tiga partai untuk menyingkirkan China dalam perburuan Piala Thomas.Skuad Merah Putih menang 3-0 atas China pada final yang berlangsung di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, Minggu,17 Oktober malam WIB.

Pebulu tangkis tunggal putra Jonatan Christie menyumbang angka kemenangan ketiga untuk Indonesia dan sekaligus memastikan kembalinya Piala Thomas ke Indonesia setelah menanti selama 19 tahun.

Pada laga final itu, Jojo, sapaan akrab Jonatan Christie, memetik kemenangan rubber game 21-14, 18-21, 21-14 atas Li Shi feng dalam waktu 1 jam 21 menit.

Sebelumnya pada partai pembuka, pemain tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting juga menyumbang angka kemenangan usai menaklukkan Lu Guang Zu dalam tiga gim 18-21, 21-14, 21-16.

Kemudian di partai kedua, ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto menumbangkan pasangan baru China He Ji Ting/Zhou Hao Dong dalam dua gim langsung 21-12, 21-19.

Fajar Alfian mengaku dari awal sangat percaya diri untuk mengalahkan pasangan China. Apalagi, He Ji Ting dan Zhou Hao Dong baru pertama kali dipasangkan.

“Mereka itu pasangan dadakan, sehingga rotasinya belum berjalan baik. Tentu saja kami manfaatkan kesempatan ini,” kata Fajar dikutip dari antara terkait keterangan resmi PP PBSI yang diterima Antara di Jakarta, Minggu,17 Oktober.

Selain rasa percaya diri, ia mengatakan modal mereka lainnya saat melakoni laga tersebut, yakni ketenangan dan fokus. Ia pun mengungkapkan saat kedudukan 20-17 di gim kedua kemudian dikejar hingga 20-19 oleh lawan, mereka berusaha untuk tetap tenang.

“Pokoknya kami harus tetap tenang dan berusaha dapat satu poin. Ternyata berhasil. Selain itu, Modal kami adalah fokus, mulai dari awal sampai akhir permainan. Alhamdulillah, kami bisa menerapkan strategi dengan baik dan memenangkan pertandingan,” ucap Fajar.

Indonesia sebetulnya masih menyisakan dua wakil lainnya, yakni ganda putra paling anyar Kevin Sanjaya Sukamuljo/Daniel Marthin yang akan bertarung melawan Liu Cheng/Wang Yi Lyu.

Kemudian di partai terakhir, tunggal putra Shesar Hiren Rhustavito menantang Weng Hong Yang.

Namun dengan kedudukan Indonesia yang sudah unggul 3-0 atas China, maka dua partai terakhir itu tidak perlu lagi dimainkan.

Sementara di laga final Piala Uber, yang baru berakhir Minggu dini hari WIB, China menyabet gelar juara setelah menundukkan Jepang dengan skor akhir 3-1.