BOLAHITA, SAMARINDA - Kemenangan yang sudah di ujung mata harus melayang. Itulah yang dialami Madura United FC saat menghadapi Borneo FC dalam lanjutan GO-JEK LIGA 1 2018 pekan keenam.
Bermain di Stadion Segiri, Samarinda, Jumat malam, Madura United harus mengakhiri pertandingan dengan skor sama kuat 2-2. Sebelumnya Madura United sudah unggul 2-0.
Dua gol Madura United dihasilkan Greg Nwokolo dan Beto Paula. Tapi Pesut Etam ternyata mampu bangkit. Gol dari Julien Faubert dan penalti di injury time babak kedua lewat Marlon Da Silva, membuat kedudukan menjadi imbang 2-2.
Usai pertandingan pelatih Madura United, Milomir Seslija, mengatakan kalau timnya memang harus menerima kenyataan ini. Hasil imbang disebut sudah maksimal, meski seharusnya keunggulan yang ada bisa dipertahankan.
Namun sebagai bagian dari drama sepak bola, hasil imbang itu harus diterima dengan penuh lapang dada. Skuat Madura United pun diminta memperbaiki semua kekurangan yang ada.
"Pada saat-saat akhir pertandingan kami ingin sedikit lebih bertahan. Tapi sepertinya strategi itu tidak maksimal dalam penerapannya. Kami justru kebobolan," kata Milomir Seslija alias Milo.
"Tapi beginilah sepak bola. Kehilangan poin di menit-menit akhir itu sudah biasa," Milo, menambahkan.