PBVSI Sumut Bangga, Dodi Ardiansyah Bergabung dengan Timnas U-21
Dodi akan mendampingi Timnas dalam persiapan menghadapi WinStreak Volleyball Invitational 2025 dan FIVB World Championship U-21 2025.
BOLAHITA - Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Sumatra Utara (Sumut) merasa bangga atas terpilihnya salah satu pelatih terbaik mereka, Dodi Ardiansyah, untuk bergabung dalam staf pelatih Timnas Indonesia U-21.
Dodi akan mendampingi Timnas dalam persiapan menghadapi WinStreak Volleyball Invitational 2025 dan FIVB World Championship U-21 2025.
Dukungan Penuh dari PBVSI Sumut
Ketua Umum PBVSI Sumut, Wiko Lovino Siregar, menyatakan dukungan penuhnya terhadap keikutsertaan Dodi di ajang internasional ini. Menurutnya, kesempatan ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk menimba ilmu dan pengalaman yang nantinya bisa diterapkan dalam pengembangan voli di Sumut.
SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee
"Kejuaraan di Taipei ini adalah ajang besar, walaupun bukan kejuaraan dunia. Dengan bergabung di sana, Dodi akan mendapatkan pengalaman baru, memahami standar tim-tim internasional, dan meningkatkan jam terbangnya sebagai pelatih. Semua itu nantinya bisa diimplementasikan di Sumut," ujar Wiko.
Inspirasi bagi Pelatih dan Atlet Sumut
Lebih lanjut, Wiko menegaskan bahwa keberhasilan Dodi masuk dalam jajaran staf pelatih Timnas akan menjadi motivasi bagi pelatih dan atlet voli Sumut lainnya untuk terus berkembang.
"Kalau Dodi sudah masuk Timnas, otomatis standar kepelatihan di Sumut akan meningkat. Kehadirannya di Timnas akan membawa nilai-nilai profesionalisme, disiplin, dan ilmu kepelatihan yang bisa ditularkan ke pelatih lain di Sumut. Ini akan menjadi inspirasi bagi para pelatih dan atlet untuk lebih serius dalam mengembangkan kemampuan mereka," katanya.
PBVSI Sumut Tingkatkan Pembinaan dan Pelatihan
Keberhasilan Dodi juga menjadi pemicu bagi PBVSI Sumut untuk semakin aktif dalam meningkatkan pembinaan dan kualitas bola voli di daerah. Wiko menegaskan bahwa ke depan, pihaknya akan lebih giat mengadakan kursus pelatihan bagi pelatih, baik di tingkat daerah maupun nasional.
Salah satu langkah konkret yang akan segera dilakukan adalah kursus pelatihan pelatih yang menyasar guru-guru olahraga tingkat SLTA. Program ini bertujuan untuk memperkuat pembinaan voli sejak usia sekolah, sehingga Sumut bisa melahirkan lebih banyak atlet berbakat yang mampu bersaing di tingkat nasional.
"Pelatihan dan kursus kepelatihan harus diperbanyak. PBVSI Sumut, bekerja sama dengan Igornaa, akan segera menggelar coaching clinic dan kursus pelatih. Ini adalah langkah awal dalam membangun fondasi voli Sumut yang lebih kuat," pungkasnya.
What's Your Reaction?