BOLAHITA, JAKARTA - Setelah memberi waktu jeda istirahat dua hari, pelatih tim nasional Indonesia U-16 Fakhri Husaini langsung menggenjot para pemainnya dengan menu latihan fisik di dua sesi pagi dan sore. Pemusatan latihan tahap dua masih dilaksanakan di lapangan Stadion Atang Sutresna, kompleks Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur.
"Hari ini kami dua kali menjalani latihan di pagi dan sore hari, kami langsung kembali menjalani latihan setelah dua hari kemarin tim diistirahatkan. Fokus saya adalah pemulihan fisik pemain, mengembalikan kondisi dan kebugaran mereka. Minggu ini program latihan kami adalah transisi positif. Yaitu bagaimana mereka harus dengan cepat bereaksi dari posisi bertahan untuk melakukan serangan. Mudahnya, membangun serangan secara cepat dari belakang," kata Fakhri.
Meski menu latihan cukup berat, para pemain tetap menjalani latihan dengan serius dan penuh semangat. Para pemain juga dilibatkan untuk permainan game setengah lapangan. Satu pemain Andre Oktaviansyah harus menepi karena berbenturan keras dengan pemain lain.
"Kondisi Andre tidak ada masalah, benturan yang diterimanya itu kesalahan profesional. Justru itu yang saya inginkan, bahwa apapun kondisinya di atas lapangan pemain harus tetap bisa bermain serius dan tak mau mengalah namun harus tetap cerdas dalam permainan. Karena apa yang akan dihadapi oleh anak-anak nanti di dua turnamen besar seperti AFF dan AFC merupakan lawan yang juga memiliki hasrat sama seperti mereka," katanya.
Seperti yang sudah diketahui bahwa tim ini akan menghadapi turnamen besar seperti piala AFF U-15 di bulan Juli hingga Agustus serta Piala AFC U-16 di bulan September 2018."Saya berharap mereka bisa menjaga konsistensi ini dan saya yakin mereka masih bisa berkembang lebih baik jelang turnamen- turnamen mendatang," jelas Fakhri.