Rapat evaluasi putaran pertama telah dilakukan pelatih dengan manajemen. Berada di posisi ketiga dengan 6 poin di putaran pertama, mewajibkan adanya pencoretan pemain.<div><br></div><div>Siapa yang tak memberikan kontribusi, seperti gol ataupun tak bermain, sudah pasti akan keluar dari tim ini. Berdasarkan statistik yang dirangkum
Bolahita.com, bukan hal yang mustahil jika perombakan pemain sebesar 50 persen.</div><div><br></div><div>Pasalnya dalam rekap waktu bermain yang dimiliki
Bolahita.com, dari 29 pemain masih banyak yang belum pernah msuk line up. Jika dihitung, setidaknya 18 pemain yang bolak balik masuk ke dalam line up serta di daftar cadangan.</div><div><br></div><div>"Kalau mau melakukan pencoretan, kita harus memiliki dasar. Setiap pemain tentunya memiliki catatan dan kami tim pelatih sudah menuliskan dalam raport pemain," ujar Suharton AD asisten pelatih.</div><div><br></div><div>Dalam rencana pencoretan nanti, ada beberapa kategori. Misalnya beberapa pemain dengan nilai merah yang memang tak bisa dipertahankan, hingga pemain yang masuk dalam pertimbangan. </div><div><br></div><div>"Khusus pemain yang berstatus dipertimbangkan sudah pasti ada alasan. Apakah soal kontribusi masih bisa dimafaatkan atau kans perbaikan individual bisa membaik atau tidak," jawah Suharto.</div><div><br></div><div>Evaluasi diberlakukan ke semuaa lini. Apalagi di sektor depa, yang selama ini menjadi problem besar harus segera diatasi. "Pemain yang sudah pasti masuk dalam raport merah, sekitar 30-40 persen dari total jumlah pemain," beber Suharto.</div><div><br></div><div>Keputusan pencoretan ini memang belum resmi diumumkan. Manajer tim, Sarwono mengaku masih akan menyampaikan hasil rapat ini kepada Indra Sakti Harahap. "Memang dari hasil rapat,tim pelatih sepakat melakukan perubahan. Tapi keinginan ini juga harus disampaikan ke ketum. Apalagi soal hak pemain yang harus diselesaikan," jawabnya. (
Bolahita)</div>