Persik Kalah Akibat Penalti, Javier Roca Mencoba Berpikir Positif
Persik Kalah Akibat Penalti, Javier Roca Mencoba Berpikir Positif
MALANG - Keputusan wasit yang memberikan penalti kepada Arema FC saat menghadapi Persik Kediri memang terbilang kontroversial.
Pasalnya, pelanggaran yang dilihat dari tayangan ulang di televisi masih berada di luar kotak penalti. Akibat penalti di penghujung laga itu, Persik Kediri harus menderita kekalahan.
Ya, Persik Kediri menyusul PSM Makassar yang mendapat hasil terbalik pada pertandingan kedua Grup D Piala Presiden. Persik kalah 0-1 saat melawan Arema FC di Stadion Kanjuruhan Malang, Rabu (15/6).
Masalahnya, kekalahan yang dialami Tim Macan Putih sedikit berbau kontroversial. Penalti Irsyad Maulana pada menit 91 membuyarkan misi Persik mencuri satu angka di markas Arema FC.
"Pertandingan yang seru dan berjalan normal. Tim kami sudah bermain bagus setidaknya sampai menit ke-89," beber Pelatih Persik Kediri, Javier Roca dalam sesi jumpa pers.
M11Bet, Situs Betting Online Resmi Indonesia. Pasaran Terbaik, Layanan 24/7, Resmi

"Kemudian ada penalti, tapi ya sudah kami harus terima apa pun hasilnya. Yang penting pemain sudah melakukan yang tebaik," tambahnya.
Untuk masalah penalti, Roca memilih berpikir positif. Pelatih berpaspor Chili itu masih konsisten untuk tidak mengomentari kinerja wasit.
Meski secara gestur, Javier Roca dan para ofisial tim melakukan tepuk tangan begitu Wasit Ginanjar Rahman Latief meniup peluit saat Iryad Maulana dijatuhkan Agil Munawar.
"Saya mengingatkan lagi soal sumber daya manusia. Tapi untuk penalti kali ini, saya anggap ada kesalahan dari pemain," tandas Javier Roca.
Kekalahan Persik dari Arema FC membuat persaingan Grup D semakin ketat karena semua tim mengoleksi 3 poin. Mengacu pada situs resmi Piala Presiden, Arema FC memuncaki klasemen diikuti PSM Makassar, Persikabo 1973 dan Persik Kediri.
What's Your Reaction?