Pj Gubernur Sumut Pompa Percepatan Realisasi APBD 2024 untuk Stimulus Penggerak Ekonomi
Alokasi tersebut melibatkan penyediaan fasilitas publik, distribusi bantuan sosial kepada masyarakat miskin, serta upaya stabilisasi untuk mengatasi gejolak seperti inflasi atau bencana.
SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee
Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) di Sumatera Utara (Sumut) dianggap sebagai stimulus utama dalam menggerakkan ekonomi daerah.
Oleh karena itu, Penjabat (Pj) Gubernur Sumut, Hassanudin, menekankan pentingnya percepatan realisasi APBD untuk mencapai target-target yang telah ditentukan.
Dalam acara Konsolidasi dan Pembekalan Pelaksanaan Program Kegiatan dan Anggaran TA 2024, Hassanudin menyatakan bahwa sebagai stimulus utama ekonomi, APBD harus dikelola dengan tepat waktu, tepat jumlah, dan tepat mutu.
Ia menyoroti peran Pengguna Anggaran (PA), Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dalam memastikan APBD dapat dirancang dan dieksekusi dengan baik.
Hassanudin menetapkan target percepatan realisasi APBD, yaitu 30% di triwulan I, 60% di triwulan II, 90% di triwulan III, dan 100% di triwulan IV. Dia juga mendorong agar pada bulan Oktober, seluruh proyek fisik dan pengadaan sudah selesai, sisa waktu dua bulan dapat digunakan untuk evaluasi dan pelaporan.
Selain akselerasi, Hassanudin menekankan konvergensi, tanggung jawab, dan pencapaian sebagai faktor kunci dalam memenuhi fungsi alokasi, distribusi, dan stabilisasi APBD.
Alokasi tersebut melibatkan penyediaan fasilitas publik, distribusi bantuan sosial kepada masyarakat miskin, serta upaya stabilisasi untuk mengatasi gejolak seperti inflasi atau bencana.
What's Your Reaction?