BOLAHITA.ID - Kapten
PSMS Medan, Legimin Rahardjo tak bisa menahan kecewa usai kalah dari Persebaya Surabaya dalam laga final Liga 2 tahun 2017, Selasa (28/11/2017) di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.
Tak bisa dipungkiri, dua kali membawa
PSMS Medan ke partai final (tahun 2007 dan 2017), keduanya mendapatkan gelar runner up. "Apa ya namanya, mungkin belum rejeki. Padahal kita sudah berjuang habis-habisan untuk gelar juara ini." kata Legimin Rahardjo di lorong ruang ganti Stadion Bandung Lautan Api.
"Saya mau bilang minta maaf kepada seluruh fans dan suporter
PSMS Medan dengan torehan ini. Kita kembali membawa gelar runner up. Kami minta maaf," kata Legimin Rahardjo.
Kapten punggawa Ayam Kinantan ini sadar bahwa kerinduan terbesar masyarakat Kota
Medan dan
Sumatera Utara adalah kembali ke Liga 1. "Benar target itu telah kita penuhi. Tapi saya tahu juga bahwa banyak yang merindukan kita juara Liga Indonesia. Mungkin belum sekarang, ada saatnya," kata Gimin panggilan akrab Legimin Rahardjo.
Untuk menjadi juara Liga, Gimin mengingatkan bahwa perekrutan pemain baru sangat mempengaruhi. "Kalau memang financial mumpuni, sudah pasti pemain terbaiklah yang harus diambil. Itu langkah awal bagi kita bersaing menjadi jaura," ucapnya.