SOLIDARITAS PORDASI BERKUDA MEMANAH BANTU KORBAN BENCANA DI SUMATERA
Bencana yang melanda wilayah Sumatera meninggalkan kisah pilu bagi banyak pihak, termasuk keluarga besar Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi).
BOLAHITA - Bencana yang melanda wilayah Sumatera meninggalkan kisah pilu bagi banyak pihak, termasuk keluarga besar Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi).
Sejumlah pengurus provinsi serta pengurus kabupaten/kota terdampak langsung oleh musibah tersebut. Tak hanya manusia, beberapa ekor kuda juga menjadi korban, membuktikan bahwa bencana tidak pandang bulu.
Di tengah situasi sulit ini, Federasi Nasional (FN) Pordasi Berkuda Memanah di bawah kepemimpinan Triwatty Marciano bergerak cepat menunjukkan kepedulian.
SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee
Penggalangan donasi dilakukan untuk membantu para anggota dan keluarga yang terdampak, sekaligus memastikan keselamatan serta kelangsungan hidup kuda-kuda yang terancam.
Solidaritas keluarga besar Pordasi Berkuda Memanah kembali teruji. Rasa kebersamaan dan kepedulian mendorong semua pihak untuk saling membantu. Bencana ini menimbulkan dampak langsung maupun tidak langsung.
Dampak langsung dirasakan oleh korban yang terdampak banjir, sementara dampak tidak langsung dialami mereka yang terisolasi akibat lumpuhnya akses, meski wilayahnya tidak terendam air. Kondisi tersebut menyebabkan distribusi logistik, termasuk pakan ternak, terhambat.
View this post on Instagram
Upaya penyelamatan kuda dilakukan di tengah kondisi penuh tantangan. Sebanyak enam ekor kuda berhasil diselamatkan setelah diungsikan dari kandang saat air banjir mencapai setinggi selutut kuda, bahkan lebih.
“Sebelumnya, akses terhadap pakan hampir tidak tersedia. Alhamdulillah, setelah jalur mulai dapat dilalui, ada harapan bagi para pemilik kuda untuk kembali membeli pakan. Meski demikian, saat ini mereka masih bertahan dengan mengais sisa-sisa rumput yang ada,” ungkap Triwatty Marciano.
Donasi yang dihimpun Pordasi Berkuda Memanah diprioritaskan untuk menjaga kelangsungan hidup kuda-kuda yang tersisa, sekaligus membantu kebutuhan pengurus dan keluarga yang tengah berjuang bangkit dari musibah. Kawasan Aceh Tamiang, yang baru saja menjadi lokasi ekshibisi Berkuda Memanah pada PON XXI/2024 Aceh–Sumatera Utara, juga turut terdampak bencana. Hal ini semakin menggerakkan hati keluarga besar Pordasi untuk mempererat solidaritas dan memberikan dukungan nyata.
Pordasi Berkuda Memanah mengajak seluruh anggota, komunitas olahraga, serta masyarakat luas untuk ikut berpartisipasi dalam meringankan beban para korban. Triwatty berharap bantuan yang disalurkan dapat menjadi penguat dan penyemangat bagi mereka yang sedang menghadapi ujian berat.
What's Your Reaction?