TIGA PEMAIN DAN DUA KITMAN TERTAHAN AKIBAT BANJIR ACEH

PSMS Medan telah memulai latihan perdana setelah skuat sempat diliburkan selama jeda kompetisi Championship 2025/2026

Dec 4, 2025 - 20:05
Dec 4, 2025 - 20:05
 0
TIGA PEMAIN DAN DUA KITMAN TERTAHAN AKIBAT BANJIR ACEH
PSMS MEdan Championship 2025/2026

BOLAHITA - PSMS Medan telah memulai latihan perdana setelah skuat sempat diliburkan selama jeda kompetisi Championship 2025/2026. Latihan tersebut diikuti 19 pemain, namun tiga pemain belum dapat bergabung.

Ketiga pemain tersebut berasal dari Aceh, yakni Zikri Ferdiansyah, Arif Setiawan, dan Fakhrurrazi Quba. Mereka masih berada di kampung halaman dan kesulitan kembali ke Medan akibat banjir serta longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh. Akses jalan yang masih terputus di berbagai titik membuat mereka harus bertahan di pengungsian.

SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee

Selain para pemain, dua kitman PSMS yang berada di Sibolga juga mengalami situasi serupa. Mereka belum bisa kembali ke Medan.

“Ada tiga pemain kita dari Aceh dan dua kitman dari Sibolga yang terkena banjir. Sampai sekarang mereka masih berada di pengungsian,” ujar Pelatih PSMS, Kas Hartadi. Ia menambahkan bahwa seluruh pemain sudah memberikan kabar dan memastikan keluarga mereka selamat, meski rumah mereka terdampak banjir.

Manajemen PSMS bersama tim pelatih kini berusaha mencari jalur aman agar para pemain dapat kembali ke Medan. Dengan akses darat seluruhnya terputus, opsi yang memungkinkan adalah melalui jalur laut dan udara.


“Karena jalan darat terputus, jadi harus lewat jalur laut dari Langsa. Mungkin dari sana ke Banda Aceh dulu, baru naik pesawat ke Medan,” jelas Kas.

Namun kondisi paling berat dialami Fakhrurrazi Quba. Ia masih bertahan di pengungsian karena seluruh akses dari dan menuju wilayahnya benar-benar tidak bisa dilalui. “Untuk Quba, dia masih di pengungsian dan belum bisa keluar karena semua akses terputus,” tambahnya.

Kas Hartadi menegaskan bahwa keselamatan pemain menjadi prioritas utama. PSMS tidak ingin memaksakan kepulangan mereka sebelum situasi benar-benar aman. “Yang penting mereka dan keluarganya selamat. Soal kapan kembali, kita menunggu sampai kondisi memungkinkan.”

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow