SMecK Holigan menentang keras adanya Komite Penyelamat
PSMS Medan. Suporter Ayam Kinantan ini juga dengan lantang menolak sebutan dua PSMS.
Nata Simangunsong, Ketua SMecK Holigan hanya mengakui
PSMS satu, yakni yang telah didukung dan berkompetisi di PT. Liga Indonesia. "Tidak ada Komite Penyelamat PSMS, karena mereka bukan penyelamat. Pemain dan manajemenlah yang sudah menyelamatkan PSMS," ujarnya saat menutup aksi sosial mereka di pelataran parkir Stadion Teladan.
Bahkan, mereka juga siap menggelar aksi, membendung kegiatan Komite Penyelamat
PSMS di bulan September mendatang. "Kami akan turun ke jalan dan menegaskan
PSMS satu dan harus dipegang oleh orang-orang yang tidak memiliki kepentingan," tegas Nata.
SMeCK juga ingin membangkitkan kembali citra, Stadion Teladan adalah marwah
PSMS Medan. Salah satunya adalah dengan memperbaiki fasilitas.
"
Medan sebagai kota terbesar ketiga, tapi tidak memiliki sport centre. Kita harus perjuangkan, agar Kota
Medan bisa berjaya," pungkas Nata. (
Bolahita)