Tribun Baru Anfield, Laga Liverpool Sepi kala Menjamu Manchester United
Liverpool mendominasi pertandingan dengan statistik penguasaan bola sebesar 69 persen dan melepaskan 34 tendangan, delapan di antaranya tepat sasaran
SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee
Manchester United masih terus berjuang untuk kembali ke jalur kemenangan, meskipun pada pekan ke-17 Premier League, mereka berhasil membuat Liverpool frustrasi di Anfield dalam pertandingan yang berakhir imbang 0-0 pada malam Minggu (17/12) WIB.
Liverpool mendominasi pertandingan dengan statistik penguasaan bola sebesar 69 persen dan melepaskan 34 tendangan, delapan di antaranya tepat sasaran.
Sementara itu, Manchester United hanya memiliki 31 persen penguasaan bola dan mencatat enam tendangan, dengan satu tepat sasaran.
Meskipun demikian, Manchester United menjadi tim pertama yang berhasil keluar dari Anfield dengan meraih poin, menghentikan tuan rumah mencetak gol dalam pertandingan tersebut. Tim yang dilatih oleh Erik ten Hag juga mengakhiri rentetan kemenangan Liverpool yang sebelumnya mencapai 11 kali.
Liverpool masih tetap dalam perburuan gelar liga dan hanya terpaut satu poin dari pemimpin klasemen, Arsenal, yang mengoleksi 39 poin.
Pertandingan North West Derby ini juga mencatatkan catatan menarik, di mana Anfield seharusnya memiliki tribun baru sehingga kapasitas stadion meningkat menjadi 57.158 penonton, jumlah penonton terbanyak sejak pertandingan Piala FA melawan Burnley pada 1963.
Ironisnya, meskipun Anfield seharusnya dipenuhi penonton, suasana stadion tidak terlihat ramai dan malah menciptakan atmosfer yang tidak bersahabat bagi tim tamu. Andre Onana, kiper Manchester United, menyatakan bahwa ia tidak merasakan tekanan dari para penggemar.
Pandit sepak bola dan legenda Manchester United, Gary Neville, juga memberikan pandangan bahwa suasana di Anfield pada pertandingan tersebut tidak seperti biasanya. Menurutnya, atmosfer saat itu adalah yang terburuk yang pernah ia lihat selama pertandingan Liverpool-Manchester United.
Neville mengemukakan bahwa mungkin ada sedikit rasa percaya diri berlebihan sebelum pertandingan, dengan beberapa penggemar bahkan mengenakan jumper Natal dengan angka 7-0 (hasil musim lalu).
Sebagai bukti tambahan, Trent Alexander-Arnold, bek kanan Liverpool, terlihat beberapa kali mengangkat tangan dan meminta dukungan dari para penggemar untuk menciptakan suasana yang lebih hidup di Anfield.
What's Your Reaction?