Usai Juarai Liga Hoki Es Nasional, Kini Batavia Demons Sukses Dulang Prestasi di Kancah Internasional

Setelah berhasil menjuarai Liga Hoki Es “Indonesia Ice Hockey League (IIHL) City Vision 2022”, Batavia Demons kembali torehkan prestasi dengan memenangkan pertandingan hoki es di tingkat Asia pada ajang “Land of Smiles Ice Hockey Classic” yang berlangsung di Bangkok, Thailand pada 1-5 November 2022.

Usai Juarai Liga Hoki Es Nasional, Kini Batavia Demons Sukses Dulang Prestasi di Kancah Internasional
Batavia Demons

SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee

JAKARTA - Setelah berhasil menjuarai Liga Hoki Es “Indonesia Ice Hockey League (IIHL) City Vision 2022”, Batavia Demons kembali torehkan prestasi dengan memenangkan pertandingan hoki es di tingkat Asia pada ajang “Land of Smiles Ice Hockey Classic” yang berlangsung di Bangkok, Thailand pada 1-5 November 2022. 

Kejuaraan hoki es yang telah memasuki tahun ke-16 ini merupakan salah satu kejuaraan bergengsi karena selalu diikuti oleh klub-klub semi profesional yang merupakan jawara di negaranya masing-masing. Tercatat, 38 tim yang berasal dari berbagai negara di Asia dan Eropa Timur berlaga di ajang internasional yang berlangsung sengit tersebut. 

Pada tahap penyisihan, Batavia Demons sebagai klub hoki tertua di Indonesia ini berhasil menaklukkan tim Hongkong Hitman, OT Lights Thailand, dan Ramas Thailand hingga menjadi juara grup D. Setelah melewati babak penyisihan dengan gemilang, Batavia Demons melaju ke babak semifinal dan unggul 5-2 dari tim Tokyo Pirates asal negeri matahari. 

SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee

Di babak final, Batavia Demons melawan tim Tatra Eagles asal Slovakia yang merupakan salah satu tim terkuat di kompetisi ini. Pertandingan berlangsung sengit, kedua tim saling berbalas goal hingga durasi pertandingan berakhir dengan skor seri 4-4. 

Akhirnya, pemenang ditentukan melalui babak sudden-death overtime, yakni kemenangan yang diperoleh melalui satu gol terakhir. Di babak sudden-death, Batavia Demons melakukan pressure yang maksimal di menit pertama, hingga pemain bernomor punggung 25, Eugene Lin berhasil mencetak gol. 

Jonathan Sudharta, kapten tim Batavia Demons mengatakan, “Kami bersyukur atas pencapaian yang kami peroleh di kejuaraan tingkat internasional ini. Pertandingan berlangsung sengit karena peserta yang ikut berlaga dalam kompetisi bergengsi ini merupakan klub jawara di negaranya masing-masing, terlebih banyak klub yang berasal dari negara non tropis dan telah memiliki sepak terjang panjang di dunia hoki es.” 

Lebih lanjut, Jonathan memaparkan bahwa kemenangan Batavia Demons tidak lepas dari persiapan yang telah dilakukan sebelum kompetisi berlangsung. Salah satunya, tim Batavia Demons kerap menjajal terlebih dahulu ice ring di lokasi pertandingan. 

Hal ini diperlukan untuk mendapatkan tempo permainan yang pas karena ukuran dari ice ring yang berbeda dengan di Jakarta. Keikutsertaan Batavia Demons dalam kompetisi Land of Smiles ini juga merupakan kompetisi internasional yang pertama kalinya diikuti klub hoki es Indonesia setelah pandemi. 

Sebagai tim hoki es yang mewakili Indonesia, Batavia Demons menyatakan optimismenya akan cabang olahraga (cabor) hoki es nasional. “Kemenangan ini bukan hanya prestasi untuk Batavia Demons, tetapi juga untuk Indonesia. Kami membuktikan bahwa tim yang berasal dari negara beriklim tropis sekalipun memiliki kemampuan hoki es yang mumpuni hingga mampu mengungguli tim dari negara empat musim, yang telah terbiasa dengan olahraga hoki es. Hal ini juga menjadi sinyal positif akan potensi cabang olahraga hoki es Indonesia. Kemenangan yang kami raih ini dapat memotivasi klub hoki es Indonesia lainnya untuk bersama mengharumkan nama bangsa di kancah internasional,” ujar Jonathan. 

Pada Maret 2023 mendatang, tim nasional Indonesia akan mengikuti kejuaraan hoki es dunia “IIHF Ice Hockey World Championship” Divisi IV dengan anggota tim yang sebagian besar merupakan anggota dari klub Batavia Demons. “Dengan semangat untuk mengharumkan nama bangsa, kami juga memiliki harapan agar ke depannya cabor hoki es dapat lebih diminati masyarakat, terlebih apabila dapat menjadi cabor resmi di Indonesia.” tutup Jonathan.