Porprov Sumut 2019 Resmi Dibuka, Fenomena Mutasi Atlet Jangan Terulang Lagi
Porprov Sumut 2019 Resmi Dibuka, Fenomena Mutasi Atlet Jangan Terulang Lagi
Multi even empat tahunan ini mempertandingkan 14 cabang olahraga selama sepekan ke depan hingga 29 Juni mendatang.
Baharuddin saat membacakan sambutan Gubernur Sumut mengatakan Porprov Sumut diharapkan dapat menjadi tolak ukur pembinaan atlet di Sumatera Utara.
“Porprov Sumut adalah suatu program multi even empat tahunan yang dilaksanakan dalam rangka mempersiapkan atlet Sumatera Utara untuk mengikuti Pra PON dan PON. Adapun tujuan pelaksanaan Porprov Sumut adalah untuk meningkatkan prestasi atlet agar lebih berprestasi daripada Porprov dan PON sebelumnya. Realisasi pembinaan prestasi olahraga di seluruh kabupaten dan kota se-Sumatera Utara,†ujar Baharuddin.
Dia berharap Porprov Sumut tidak hanya menjadi rutinitas belaka. Namun harus mampu memberdayakan potensi daerah.
Pemprov Sumut juga mengharapkan daerah tidak menghalalkan segala cara untuk juara. Termasuk memutasi atlet yang selama ini menjadi preseden buruk.
“Fenomena mutasi atlet besar-besaran demi berburu medali yang senantiasa terulang pada setiap edisi pekan olahraga baik itu PON maupun Porprov harus dihentikan dengan perubahan paradigma. Untuk itu, Porprov Sumut harus dijadikan kompetisi yang mengandalkan potensi-potensi riil setiap kabupaten kota di Sumut. Lebih baik apa adanya, kalau memang tidak bagus mau apa lagi. Misalnya demi juara Porprov Sumut mengambil atlet dari daerah lain,†tandasnya.
Sementara itu Ketua KONI Sumut John Ismadi Lubis memberikan motivasi kepada atlet agar bertanding semaksimal mungkin untuk mengharumkan nama daerahnya. “Kepada seluruh peserta kami sampaikan selamat bertanding. Kami harapkan para atlet nantinya bisa menembus ke PON. Nantinya Gubernur Sumut berjanji akan berkeliling ke venue-venue untuk memantau prestasi atlet. Terima kasih kepada kabupaten/kota yang sudah membiayai atletnya bertanding di ajang ini,†kata John.
Sementara Wakil Ketua PB Porprov Sumut Prof Agung Sunarno melaporkan ajang ini diikuti 30 kabupaten/kota dengan total 1948 atlet, 462 ofisial, dan 817 medali. Para atlet telah disiapkan akomodasinya di 21 hotel kota Medan
What's Your Reaction?