MEDAN - Komite Olahraga Nasional (KONI)
Sumut resmi menerima cabang olahraga (cabor) bela diri Jujitsu sebagai anggota resmi lembaga otoritas keolahragaan di
Sumut tersebut.
Penetapan tersebut dilakukan sekaligus dalam rapat anggota KONI
Sumut tahun 2020, yang berlangsung di Hotel Emerald Jalan Putri Hijau
Medan selama dua hari, Jumat dan Sabtu.
"Jujitsu sudah diterima sebagai anggota KONI
Sumut dan disampaikan dalam rapat anggota KONI Sumut. Kami berharap cabor ini dapat memberikan kontribusi pada Pekan Olahraga Nasional Indonesia (PON) tahun 2024 mendatang. Ada tiga cabor, dua lainnya yang menjadi anggota baru adalah barongsai dan kick boxing," ujar John Lubis.
Pascapengesahan, Ketua Umum Pengurus Besar Jujitsu Indonesia (PBJI)
Sumut Agustama menyampaikan terimakasih atas kepercayaan KONI
Sumut yang telah menetapkan cabor Jujitsu sebagai anggota resmi.
Selain menjadi kebanggaan, pengesahan tersebut juga memacu beladiri asal Tiongkok yang berkembang di Jepang ini untuk tetap eksis di
Sumut sejak tahun 1970 silam.
Hal itu akan turut melecut semangat untuk lebih berprestasi ke depannya.
"Kami bangga. Dan ini menjadi salah pemacu kami untuk dapat lebih meningkatkan prestasi para atlet, khususnya dalam PON 2024 nanti," ungkap Agustama.
Sementara itu, Guru Besar Institut Jujitsu Indonesia (IJI)
Sumut -
Medan Jujitsu Club (MJC) Ronald Titaley mengungkapkan bahwa pengesahan cabor Jujitsu sebagai anggota KONI
Sumut menjadi sejarah penting bagi mereka.
Sebab, selain butuh waktu yang lama, ada banyaknya rintangan yang harus dilewati.
Untuk itu, ia selain berterimakasih kepada KONI
Sumut yang telah memberi arahan dan kepercayaannya, Ronald Titaley juga mengapresiasi perjuangan Ketua Umum serta seluruh pengurus PBJI
Sumut yang menjabat sekarang.