BOLAHITA - Schalke diisukan segera mendepak manajernya Roberto Di Matteo setelah gagal meraih satu tiket ke kancah Liga Champions musim depan. Namun kabar tersebut langsung dimentahkan Chief Executive Horst Heldt.
Pada pertandingan terakhir Bundesliga Jerman 2014-2015, Sabtu (23/5) kemarin, The Royale Blues dipaksa menyerah dua gol tanpa balas oleh Hamburg. Alhasil mereka cuma finis di urutan enam dan cuma bermain Liga Europa musim depan, itupun harus lewat jalur play-off andaikan Borussia Dortmund sukses memenangi DFB-Pokal.
Media lokal pun gencar memberitakan jika eks manajer Chelsea itu bakalan segera dilengserkan, tujuh bulan usai datang ke Veltins Arena menggantikan posisi Jens Keller. Namun Heldt menegaskan bahwa belum ada keputusan terkait masa depan pelatihnya itu.
“Yang harus bertanggung jawab adalah semua pihak dari sisi olahraga, entah itu pelatih, pemain, direktur olahraga, harus ada pembicaraan. Sesudah itu kami baru membuat keputusan. Sampai detik ini belum ada keputusan resmi,” ujar Heldt.
Pelatih yang pernah mengantarkan Chelsea memenangi trofi Liga Champions 2012 sulam memang melewati masa-masa tak konsisten bersama Schalek. Satu yang mungkin paling diingat adalah ketika mereka hampir saja menyingkirkan Real Madrid dari babak 16 besar Liga Champions setelah menang 4-3 di Santiago Bernabeu, walau kalah agregat 5-4.