MEDAN - Sumut harus menerima dengan lapang dada, jika ada 10 cabang olahraga unggulannya di PON 2020 yang gagal dipertandingkan di Papua.
Ke 10 cabor tersebut masing-masing Cabor Petanque, Gateball, Tenis Meja, Balap Sepeda, Bridge, Kriket, Dansa, Ski Air, Soft Tenis, dan Wood Ball. Dari 10 cabor tersebut, ada tiga cabor yang dapat medali saat kejurnas kemarin.
"Petanque kita dapat dua emas dan satu perak serta 3 perunggu, Gateball satu perak dan Dansa satu emas, tiga perak dan dua perunggu. Itu semua kita dapatkan saat kejurnas," kata Mesnan, Sekretaris Pelatda PON XX, KONI Sumut
Dalam hal ini KONI
Sumut sangat menyayangkan 10 cabor ini tidak dipertandingkan saat Papua 2020 di Papua.
"Itu sebenarnya sah-sah saja, karena mereka tuan rumah. Kita ya harus legowo menerima keputusan tersebut. Begitupun masih ada cabor lain yang dari KONI
Sumut dipertandingkan saat PON di Papua," ucap Mesnan.
Pundemikian, ke 10 cabor ini belum di pelatdakan KONI Sumut. "Yang menentukan cabang apa yang dipertandingkan itu tuan rumah. Tapi ada cabang wajib seperti atletik, silat, senam, sepak bola, renang, dan PABSI yang harus dipertandingkan saat PON berlangsung," beber Mesnan.
Masih dikatakan Mesnan, untuk KONI
Sumut ada sekitar 26 cabor dari 37 Cabor yang turut serta dalam ajang empat tahun sekali ini.
Ke-26 cabor itu masing-masing Atletik sebanyak 14 atlet dan 3 pelatih, PABBSI (Persatuan Angkat Besi angkat berat dan binaraga) 9 atlet dan pelatih 2, Balap Motor atlet 2, pelatih 1, Biliar 10 atlet dan pelatih 3, Bola Basket 6 atlet dan dua pelatih, Bola Voli 12 atlet dan 3 pelatih, Bulutangkis 8 atlet dan 2 pelatih ,Catur 4 atlet dan 1 pelatih, Futsal 14 atlet dan 3 pelatih.
Kemudian Gulat 3 atlet dan 1 pelatih, Hoki 10 atlet dan 2 pelatih, Karate 8 atlet dan 2 Pelatih, Menembak atlet 2 pelatih 1, Muaythai atlet 5 pelatih 1, Pencak silat atlet 9 pelatih 3, Renang atlet 4 pelatih 3.
Cabor renang ada 1 pelatih dan 1 atlet, renang pantai terbuka satu atlet dan satu pelatih serta loncat indah 2 atlet dan satu pelatih.
Selanjutnya, cabor panahan 1 atlet dan 1 pelatih, Senam atlet 3 pelatih 2, Sepak bola putra atlet 20 pelatih 3, Sepak takraw atlet 2 pelatih 1, Sepatu roda atlet 7 pelatih 2, Taekwondo atlet 2 pelatih 1, Tinju atlet 6 pelatih 2.
Wushu ada dua, satu Taulo ada 9 atlet dan dua pelatih kemudian Sanda ada 11 atlet dan dua pelatih.
Tarung Derajat dua atlet dan satu pelatih, serta cabor dayung 1 atlet dan satu pelatih.