Ketika PSMS dan Persebaya Kembali Bertemu: dari Final Liga 2, Drama Piala Presiden 2018 di Panggung yang Sama
Pertemuan PSMS Medan dengan Persebaya Surabaya di fase grup Piala Presiden 2026 bukan sekadar pertandingan pramusim tahun ini.
BOLAHITA.ID, MEDAN - Pertemuan PSMS Medan dengan Persebaya Surabaya di fase grup Piala Presiden 2026 bukan sekadar pertandingan pramusim tahun ini.
Ini merupakan duel dua klub bersejarah yang kembali membuka lembaran nostalgia dari rivalitas panjang yang pernah mempertemukan keduanya dalam pertandingan-pertandingan penuh drama.
Salah satu pertemuan paling dikenang terjadi pada final Liga 2 2017. Saat itu, PSMS Medan dan Persebaya Surabaya bertarung untuk memperebutkan gelar juara sekaligus tiket promosi ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api tersebut berjalan sengit. PSMS dan Persebaya bermain imbang 2-2 selama waktu normal, sebelum Bajul Ijo akhirnya memastikan kemenangan 3-2 melalui babak tambahan waktu.
PSMS harus mengakui keunggulan Persebaya dan mengakhiri kompetisi sebagai runner-up Liga 2. Sementara itu, Persebaya mengangkat trofi juara dan memastikan tiket promosi ke kompetisi kasta tertinggi. Begitu juga dengan PSMS yang naik ke Liga 1.
Namun, cerita rivalitas keduanya belum selesai.
Beberapa bulan kemudian, PSMS dan Persebaya kembali dipertemukan di Piala Presiden 2018. Kali ini, keduanya bertemu di babak perempat final.
Pertandingan tersebut berlangsung dramatis. PSMS dan Persebaya bermain imbang 3-3 hingga waktu normal berakhir. Laga kemudian dilanjutkan ke adu penalti dan Ayam Kinantan keluar sebagai pemenang dengan skor 4-3.
Kemenangan itu membawa PSMS melangkah ke semifinal. Ayam Kinantan kemudian melanjutkan perjalanan hingga berhadapan dengan Persija Jakarta di babak empat besar.
Kini, delapan tahun setelah pertemuan terakhir mereka di Piala Presiden 2018, PSMS Medan dan Persebaya Surabaya kembali dipertemukan di turnamen yang sama.
Bedanya, kali ini duel tersebut hadir di fase grup Piala Presiden Elite 2026.
Sebuah pertemuan yang seolah membawa kembali memori lama.
Dari final Liga 2, ketika Persebaya mengangkat trofi dan PSMS harus puas menjadi runner-up.
Dari perempat final Piala Presiden 2018, ketika PSMS membalas kekalahan tersebut dengan menyingkirkan Persebaya lewat drama adu penalti.
Kini, keduanya kembali bertemu di panggung yang sama.
PSMS datang dengan wajah baru di bawah arahan Eko Purdjianto dan membawa ambisi besar untuk kembali bersaing di level tertinggi sepak bola Indonesia. Sementara Persebaya tetap menjadi salah satu klub besar dengan sejarah dan basis suporter yang kuat.
Pertemuan ini tentu bukan hanya soal siapa yang menang atau kalah. Ada sejarah yang ikut bermain. Ada memori final Liga 2 2017. Ada drama adu penalti Piala Presiden 2018.
Dan kini, ada panggung baru bernama Piala Presiden 2026. Delapan tahun lalu, PSMS menyingkirkan Persebaya dari Piala Presiden.
Sebelumnya, Persebaya mengalahkan PSMS di final Liga 2. Kini, keduanya kembali bertemu. Apakah PSMS kembali mampu membuat Persebaya kecewa di Piala Presiden?
Atau justru Bajul Ijo yang akan membalas cerita lama? Satu hal yang pasti, setiap kali PSMS Medan dan Persebaya Surabaya bertemu, selalu ada sejarah yang ikut turun ke lapangan.
What's Your Reaction?