STADION TELADAN, BOLAHITA - PSMS Medan harus menutup laga uji coba melawan klub Liga 1 dengan kekalahan di Stadion Teladan. Laga uji coba ketiga, melawan Arema FC berakhir dengan skor 0-2 melalui gol Jad Noureddin menit 47 dan Andrianto menit 77.
Pelatih Arema FC Aji Santoso mengatakan meski dari awal ia tidak menargetkan hasil laga, namun kemenangan ini dinilai mampu meningkatkan mental pemain khususnya menatap laga perdana Liga 1 menghadapi Persib Bandung pada 15 April mendatang.
Selain itu, dia juga punya pesan kepada
PSMS Medan. Aji memuji skuad tim
PSMS yang banyak diperkuat pemain muda bertalenta bagus. Hanya saja yang perlu dikedepankan adalah
PSMS harus sudah bisa meninggalkan gaya sepakbola konvensional.
"Kalo zaman 90 an bolehlah
PSMS punya gaya rap - rap. Tapi sekarang tidak bisa sepakbola seperti itu," kata Aji.
"Saya sebagai mantan pemain juga menginginkan dalam waktu cepat bagaimana
PSMS bisa bermain di liga 1. Jika tim - tim seperti PSMS, Persija, Persebaya, Arema dan tim legendaris lainnya tampil dalam satu divisi, maka atmosfer pertandingan akan lebih menarik. Cuma, saya menghimbau saja untuk PSMS. Bermain sepakbola tidak hanya bisa mengandalkan permainan keras dan main kasar. Terus terang saya sebenarnya senang jika
PSMS bisa berlaga di liga 1," harap Aji.