Buka Bersama dengan Bintang Utara dan Bintang Selatan

Buka Bersama dengan Bintang Utara dan Bintang Selatan

Jul 17, 2014 - 08:08
 0
Buka Bersama dengan Bintang Utara dan Bintang Selatan
Mantan pemain Bintang Utara dan Selatan menggelar buka bersama kemarin di Rumah Makan Sederhana

Lama sudah tak terdengar, klub anggota PSMS Medan Bintang Utara dan Bintang Selatan menggelar buka puasa bersama di Rumah Makan Sederhana di jalan Patimura, Rabu (16/7) kemarin.

Klub yang disegani di era 70-an dimana memberikan kontribusi melahirkan pemain-pemain PSMS di era 70 sampai 80-an berkumpul bersama. Sejumlah mantan pemain mereka seperti  Sunardi B, Yongki Harisa, Singgih, Abadi Tarigan, Syamsir Alamsyah, Taufik Ashari, Yulianto Maris, Syafrudin Jaya, termasuk Zulkarnain Pasaribu dan banyak lainnya terlihat hadir.

"Kami spontanitas membuat acara ini karena baru kembali ke Medan setelah melanglang buana. Saya tinggalkan Medan tahun 1989 dan pindah ke Jakarta. Meski sekarang di usia senja saya masih aktif main bola dengan seusia saya dan mengikuti perkembangan sepak bola di Medan. Terutama soal Bintang Utara," ujar Yulianto mantan kiper Bintang Utara tahun 70-an. 

"Karena itu kami memutuskan untuk menggelar silaturahmi dengan sesama mantan Bintang Utara dan Selatan," sambungnya. Yulianto mengatakan masa-masa memperkuat Bintang Utara dulu merupakan kenangan manis yang tak akan pernah dilupakannya.

"Kita ingin meningkatkan kembali silaturahmi antar mantan pemain. Waktu bermain dulu suka duka mewarnai. Tapi banyak sukanya. Dulu apa-apa kurang. Tapi semua kami jalani dengan senang," kata pria yang merupakan direksi Bank Sumut.

Dia berharap dari pertemuan ini menjadi momen melandasi semangat membangun kembali Bintang Utara, menjadi klub yang terus eksis melakukan pembinaan. "Keinginan untuk turun ke lapangan tetap ada di sela kesibukan kami. Kami lebih senang di belakang layar. Keterlibatan gak harus tiap hari ada di lapangan. Supaya jadi klub yang disegani seperti taun 70-an," bilang Yulianto kepada wartawan.

Kondisi PSMS Medan yang carut marut tak lepas dari sorotannya. Apalagi dari dulu Bintang Utara dan Selatan banyak melahirkan cikal bakal pemain PSMS. "Rata-rata ada dari Bintang Utara di PSMS dulu. Dulu ada dua tujuan kita berlatih.  Misinya menjadi juara. Visinya menjadi pemain kaliber nasional. Meskipun finansial tidak seperti sekarang. Dulu kita gak minta bayaran. Motivasi pemain dulu dan sekarang beda. Dulu berangkat dari kebanggaan. Dulu naik sepeda tapi disiplinnya luar biasa. Pembinaan mental yang kita rasakan manfaatnya sekarang," tegas Yulianto.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow