Haru, Legenda PSMS Mamek Sudiono Segera Tempati Hunian Layak Berkat Gotong Royong Mantan Pemain, DPRD dan Pemko Medan

Kepedulian terhadap sesama terus ditunjukkan keluarga besar PSMS Medan. Setelah melalui berbagai upaya dan koordinasi, legenda Ayam Kinantan, Mamek Sudiono, akhirnya akan segera menempati hunian yang lebih layak

Jul 9, 2026 - 13:54
Jul 9, 2026 - 14:10
 0
Haru, Legenda PSMS Mamek Sudiono Segera Tempati Hunian Layak Berkat Gotong Royong Mantan Pemain, DPRD dan Pemko Medan
Pengurus PSMS Medan saat bertemu dan memberikan bukti pembayaran iuran rusun Kayu Putih untuk Mamek Sudiono

BOLAHITA.ID, MEDAN – Kepedulian terhadap sesama terus ditunjukkan keluarga besar PSMS Medan. Setelah melalui berbagai upaya dan koordinasi, legenda Ayam Kinantan, Mamek Sudiono, akhirnya akan segera menempati hunian yang lebih layak di Rumah Susun (Rusun) Kayu Putih, Tanjung Mulia, Kota Medan.

Kabar menggembirakan itu disampaikan pengurus mantan pemain PSMS Medan, Suriadi. Ia mengatakan, keputusan tersebut merupakan hasil koordinasi antara para mantan pemain PSMS, DPRD Kota Medan, serta Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Sosial dan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya, dan Tata Ruang (Perkim).

"Alhamdulillah, hasil musyawarah pengurus mantan bersama Bang Nanda Ramli dari DPRD Medan dan Pemko Medan melalui Dinas Sosial serta Perkim, akhirnya disepakati Bang Mamek akan ditempatkan di Rusun Kayu Putih, Tanjung Mulia," ujar Suriadi melalui sambungan WhatsApp.

SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee

Menurutnya, terwujudnya tempat tinggal yang layak bagi Mamek Sudiono merupakan hasil kebersamaan banyak pihak yang memiliki kepedulian terhadap sosok yang pernah berjasa bagi sepak bola Sumatera Utara.

"Ini semua berkat kerja sama mantan pemain PSMS, DPRD Medan, dan Wali Kota Medan yang telah memfasilitasi tempat tinggal di rusun. Kami juga sudah berkoordinasi dengan keluarga Bang Mamek, terutama anak perempuannya," katanya.

BACA JUGA : Potret Terkini Legenda PSMS Medan Mamek Sudiono Mengundang Empati Dan Kepedulian

Meski demikian, proses relokasi belum dilakukan dalam waktu dekat. Saat ini, sejumlah persiapan masih terus dilakukan agar tempat tinggal baru tersebut benar-benar siap ditempati.

Suriadi menjelaskan, kepindahan Mamek Sudiono masih menunggu salah satu anaknya yang saat ini berada di Semarang agar dapat mendampingi dan merawat sang ayah setelah menempati rusun.

BACA JUGA : Sentuhan Kasih untuk Sang Legenda PSMS, Mamek Sudiono Kembali Tersenyum

"Untuk relokasi total tinggal menunggu satu anaknya lagi datang dari Semarang, karena harus ada yang menjaga Bang Mamek di sana. Sekarang ruangan di rusun juga sedang dibersihkan agar lebih nyaman," jelasnya.

Setelah proses perpindahan selesai, kebutuhan lain akan kembali didata. Mulai dari kasur, kompor, televisi, dispenser, hingga perlengkapan rumah tangga lainnya akan menjadi perhatian bersama.

"Nanti setelah relokasi kita akan melihat apa saja yang masih dibutuhkan, seperti kasur, kompor, TV, dispenser, dan lain-lain. Yang terpenting, ke depan Bang Mamek bisa hidup lebih nyaman, bersih, dan lebih terjamin. Semua ini berkat dukungan Dinas Sosial, Dinas Perkim Kota Medan, DPRD Medan, serta perhatian dari Bapak Wali Kota Medan. Terima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu," tutup Suriadi.

Langkah ini menjadi bukti bahwa rasa persaudaraan di keluarga besar PSMS Medan yang diketuai Abdul Rahman Gurning tidak berhenti ketika seorang pemain pensiun. Kepedulian terhadap para legenda terus dijaga, sebagai bentuk penghormatan atas jasa-jasa mereka dalam mengharumkan nama sepak bola Sumatera Utara.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow