BOLAHITA, MEDAN - Perjuangan pelatih
PSMS Medan Djajang Nurdjaman untuk mendampingi M Roby dkk di Stadion Teladan dipuji. Demi PSMS, Djajang Nurdjaman rela naik motor dari Bandara Kualanamu menuju Stadion Teladan.
Bahkan Djanur panggilan akrab Djajang Nurdjaman rela meninggalkan kursus AFC Pro di Yogjakarta beberapa jam lebih awal. Berikut soal perjuangan coach Djajang bisa tiba di
Medan.
"Saya landing jam percis jam setengah enam sore. Saya naik mobil dan keluar pintu bandara itu jam sekitar jam 7," kata Djajang Nurdjaman.
"Kemudian itu Saya hanya bisa naik mobil sampai rumah makan Sederhana di jalan menuju Bandar Kualanamu. Melihat waktu yang sudah sangat mepet, dari situ Saya ganti naik sepeda motor menuju Stadion Teladan," ucap Djajang Nurdjaman.
"Saya enggak tahu lewat jalan mana-mana lagi yang dilewati. Tapi katanya tadi kami lewat jalan pintas, lewat Tembung. Tembung yang
mana Saya enggak thau. Intinya nyampek juga ke Stadion Teladan," ujar Djajang sumringah dihadapan media.
"sebenarnya kursus Saya juga belum selesai. Tapi Saya minta izin ke intruktur. Sebenarnya selesainya pukul 11.30 WIB, namun jam 10 pagi saya sudah minta izin terbang ke
Medan," Djajang Nurdjaman.
"Dan Saya bisa tiba mendampingi tim di Stadion Teladan karena kebaikan pak Erry Sulistio (CEO NorthCliff, red) yang menyiapkan
tiket penerbangan dari maskapai Garuda. Kalau mengandalkan maskapai yang lain mungkin akan lain ceritanya," Djajang Nurdjaman