Dispora Medan Serahkan Sertifikat Wasit Sepak Bola C3

Dispora Medan Serahkan Sertifikat Wasit Sepak Bola C3

Dispora Medan Serahkan Sertifikat Wasit Sepak Bola C3
Kabari olah raga kita
BOLAHITA -  Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Medan menyerahkan sertifikat wasit sepakbola C3 kepada 31 orang yang lulus pada kursus gratis digelar 8-14 Desember 2014. Penyerahan sertifikat dilakukan di Kantor Dispora Medan baru-baru ini.

Kadispora Medan melalui Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga Drs Azam Nasution MAP berharap wasit yang lulus ini bisa meningkatkan ilmu dan pengalaman. Sehingga bisa memimpin pertandingan besar seperti Indonesian Super League (ISL). 

“Saya berharap kalian bisa memperdalam ilmu dan pengalaman. Ini langkah awal kalian untuk bisa meniti karier menjadi wasit nasional," ujar Azam didampingi Ketua Komite Wasit Askot PSSI Medan, Ardansyah dan instruktur Drs M Salim.

Dijelaskan, kursus wasit C3 tersebut merupakan gebrakan Dispora Medan. Ini merupakan pertama kalinya peserta yang lulus mendapatkan sertifikat yang diteken pengurus PSSI pusat. "Ini merupakan kebanggan kalian semua. Ini pertama kalinya sertifikat diteken langsung oleh PSSI pusat," tegas Azam di hadapan wasit yang lulus.

Instruktur Wasit Askot PSSI Medan, Drs M Salim, menambahkan wasit harus disiplin. Seorang wasit harus tiba di pertandingan dua jam sebelum kickoff. Karena itu, dia berharap agar para wasit tersebut bisa mengasah disiplin dan kemampuan. 

"Kalian harus lebih disiplin. Jadilah wasit yang baik, karena jadi wasit sekarang ini sudah sangat menjanjikan kehidupan yang layak. Apalagi kalian masih usia produktif, jadi karier kalian masih panjang," pesannya.

Ke-31 orang yang lulus kursus wasit C3 adalah Lukmanul Hakim, Prawari Arqiya Suhma, Ryan Satya Rama, M Rizki, Gideon Manurung, M Afid Musarudin, M Hakim Parinduri, Zamiluddin Siregar, Zulfadilah, Riki Ramadani, Alfath M Nasution, Amir Siregar, Eko Anggara, Ismayardi, Suriadi Tarigan, Ikhsanul Hidayat, Suyogi Prasetyo, Ahmad Eriando, Dandi Surama, Achmad Riduan, M Badrun, Rahmat Saleh, Taufik, Rivolta Nata Sarjana, Aldi Tanjung, Yoki Afriandi Rangkuti, Ahmad Faturrahman, Dyo Sugianto, M Sahdi, Ahmad Khaidir, dan M Rizky Ananda.