BELUM jelas dimana tempat berlangsungnya babak delapan besar Divisi I Liga Indonesia XVIII 2013. Badan Liga Amatir Indonesia (BLAI) baru akan menggelar manajer meeting pada 23 Oktober mendatang. <div><br></div><div>Namun kabarnya perhelatan sepakbola amatir itu digeber mulai tanggal 9 November 2013. Kwarta FC, salah satu tim dari
Sumut yang lolos ke fase tersebut mengaku belum mendapatkan kabar resmi. </div><div><br></div><div>"Kita belum mengetahui kapan kick off babak delapan besar. Kepastiannya mungkin saat manajer meeting tangga 23 Oktober nanti," jawab Reswandi asisten pelatih Kwarta FC. </div><div><br></div><div>Soal siapa yang berminat menjadii tuan rumah, Reswandi menyebutkan sejauh ini adalah Bintang Jaya dan Villa 2000 yang mereka dengar. "Setau kami, dua tim ini yang mengajukan diri menjadi tuan rumah. Kita tunggu saja nanti keputusannya nanti," bebernya. </div><div><br></div><div>Jika Badan Liga Amatir Indonesia (BLAI) mengaminkan permintaan Bintang Jaya, maka akan menjadi hal positif bagi Kwarta. "Dari sisi biaya kami akan tidak mengeluarkan dalam jumlah besar di fase babak delapan besar ini. Apalagi bila mainnya di Stadion Teladan bukan di Mutiara Asahan," harap Reswandi.</div><div><br></div><div>"Saya rasa Kota
Medan tempat yang representatif sebagai penyelenggara babak delapan besar. Mulai dari stadion dan animo penikmat bola, babak delapan besar pasti diminati," pungkasnya. </div><div><br></div>