BOLAHITA, MEDAN - Sejauh ini siapa yang menjadi kandidat calon pelatih
PSMS Medan hanya dua sosok saja. Pertama Gomes de Oliveira dan kedua Ansyari Lubis.
Jika tetap mempertahankan Gomes de Oliveira, artinya peran Ansyari Lubis sebagai asisten akan bertahan. Tapi jika Ansyari Lubis naik jabatan, maka akan ada sosok baru sebagai asisten.
Kemungkinan lainnya adalah bakal munculnya sosok baru yang akan menggeser Gomes dan Ansyari di kursi pelatih kepala. Lalu apa kata pemain tentang ini?
Bagi Rachmat Hidayat, baik Gomes dan Ansyari adalah dua sosok pelatih bagus. Ini akan menjadi hal sulit bagi dia untuk memilih siapa diantara keduanya. Apalagi Rachmat sendiri sudah merasakan sentuhan keduanya.
"Kalau pilihan itu aku gak bisa milih ya. Kalau bagi aku sendiri mau coach Gomes maupun Uwak (Ansyari Lubis, red) mereka sama-sama pelatih bagus. Saya juga sama-sama sudah pernah dilatih mereka (Gomes dan Ansyari)," ujar Rachmad Hidayat.
"Menurut aku keputusan bisa ada di manajemen. Karena manajemen yang mengambil keputusan yang terbaik untuk PSMS," ucap Rachmat Hidayat.
Sebagai pesepakbola profesional, Rachmat Hidayat siap saja jika nantinya manajemen Ayam Kinantan memutuskan apakah bakal kembali menunjuk Gomes ataupun Ansyari Lubis.
"Aku sih sebagai pemain siap saja dilatih antara mereka. Uwak juga sudah pernah, Gomes juga sudah pernah dan sama-sama bagus," pungkas pemain kelahiran 1991 ini.