DUKUNGAN PSSI melalui sekjen Joko Driyono ke pelaksanaan RALB tak diambil pusing kepengurusan
PSMS Medan PT. Liga Indonesia. <div><br></div><div>Mereka hanya menilai dukungan yang seperti dilakukan ketua umum PSSI, Johar Arifin menghadiri pertemuan 40 klub di KONI
Medan lalu justru semakin meruncingkan masalah.</div><div><br></div><div>"Kalau memang Johar mau menyatukan, seharusnya ada dua pihak (pengurus) donk yang diajaknya bertemu. Ini mana? Terus apa urusan Johar datang ke PSMS, kalau berani jumpai dan temukan dua pengurus ini," ujar Martius Latuperisa sekum PSMS. </div><div><br></div><div>Bila sampai dukungan PSSI ini benar-benar terjadi, maka yang ada
PSMS semakin hancur. "Janganlah Djohar selalu menjadi perusak PSMS. Kalau memang mau menyatukan PSMS, jangan hanya berani bertemu dengan anak didik dia saja. Temui kami pengurus PSMS. Jangan hanya merusak
PSMS saja," tegasnya </div><div><br></div><div>Martius juga melihat sesuatu yang aneh dalam pelaksanaan RALB yang diusung Idris SE dkk. "Kemarin sudha Toha calon tunggal. Tapi sekarang diundur hingga akhirnya Randiman Tarigan yang muncul," sebutnya. </div><div><br></div><div>Sebelumnya Azzam Nasution menegaskan soal pertemuannya dengan Joko Driyono di Jakarta. "Saya sudah berjumpa dengan pak Djoko kemarin. Beliau sudah menyatakan dukungannya terhadap penyatuan
PSMS saat ini," bebernya. </div><div><br></div><div>"Saya jelaskan kepada beliau tentang perkembangan
PSMS saat ini. Saya juga sertakan bukti dukungan dari anggota klub untuk menggelar RALB," pungkas Azam. Sementara itu kandidat tunggal menjadi calon ketum
PSMS adalah Randiman Tarigan.</div>