BOLAHITA, PALEMBANG - Sriwijaya FC terpaksa memundurkan jadwal latihan usai menjalani liburan. Pelatih Subangkit mengaku masih menanti keputusan dari manajemen terkait lokasi latihan yang akan dipilih.
Saat ini Sriwijaya FC tidak bisa menggunakan lokasi latihan yang biasanya di Jakabaring Sport City (JSC). Karena lapangan digunakan sebagai venue Asian Games 2018.
Sempat muncul pilihan lokasi latihan di Muara Enim, Sidoarjo, atau Malang. Namun, hingga saat ini belum ada keputusan pasti dari pihak manajemen.
"Masih belum diputuskan oleh manajemen. Karena mereka harus menyelesaikan beberapa hal. Kabarnya malam ini baru diambil keputusannya," kata Subangkit.
Sedianya Sriwijaya FC akan memulai latihan pada 24 Agustus 2018. Karena masih ada kendala, alhasil Subangkit harus putar otak untuk mengakali kondisi para pemain.
Tidak mudah baginya untuk memberi menu latihan yang sempurna. Terlebih lagi, pada pekan ke-21 nanti, Laskar Wong Kito mendapat jatah laga tandang ke markas Persipura Jayapura.
"Tentunya jadi sebuah kerugian, karena seharusnya program sudah jalan. Tapi nanti begitu kumpul, paling menu latihannya kompleks saja," tuturnya.
Terkait dengan kondisi pemain, sementara Subangkit mempercayakan kepada masing-masing individu. Dia berharap Teja Paku Alam dan kawan-kawan mampu mengatur pola latihan sendiri sementara ini.
"Mereka kan pemain profesional pasti menjaga kondisi masing-masing. Saya berharap begitu kumpul kondisinya sudah bagus semua," ujar Subangkit.